Heboh, Gadis 13 Tahun Mengaku Dihamili Pacarnya yang Masih Bocah 10 Tahun

Reporter : Sugiono
Jumat, 31 Januari 2020 07:48
Heboh, Gadis 13 Tahun Mengaku Dihamili Pacarnya yang Masih Bocah 10 Tahun
Pengakuan gadis itu membuat gempar masyarakat.

Dream - Sebuah kasus kontroversial terjadi Rusia. Seorang gadis berusia 13 tahun membuat pengakuan di sebuah acara TV bahwa dia tengah hamil setelah berhubungan intim dengan pacarnya.

Pengakuan itu semakin mengejutkan karena kekasih prianya itu baru berusia 10 tahun.

Kedua anak berinisial D dan I baru-baru ini muncul di acara televisi Rusia 'On Air Live' untuk menceritakan kisah mereka yang penuh kontroversi.

Pasangan bocah ini dipertemukan dan dites untuk menguji kehamilan D oleh para ahli di bidangnya.

Kabar tentang I yang telah menghamili D telah viral di media sosial Rusia sepanjang minggu lalu.

1 dari 3 halaman

Tak Mungkin Bisa Hamil, Yang Laki Masih Anak-anak

D mengatakan tidak pernah berhubungan intim dengan anak laki-laki lain selain bersama I.

Cerita D ini awalnya dipercaya oleh seorang psikolog. Tetapi kemudian dibantah oleh Dr Evgeny Grekov, pakar urologi dan andrologi.

Dr Grekov membuktikan bahwa I terlalu muda untuk membuat seorang gadis bisa hamil. Dia bahkan telah memeriksa ulang hasil laboratorium tiga kali sehingga tidak mungkin ada kesalahan.

" Tidak mungkin I punya sel sperma. Dia masih anak-anak. Bahkan tidak punya testosteron. Selain itu, dia belum pubertas. Jadi kami merasa heran," kata Dr Grekov.

2 dari 3 halaman

Tetap Yakin Hamil oleh Anak Berusia 10 Tahun

Meski sudah ada bukti dari Dr Grekov, pasangan muda dan orang tua mereka bersikeras bahwa cerita D adalah versi yang benar.

Sementara itu D mengaku pernah sekali melakukan hubungan intim di rumah I. Dia awalnya ragu anak seusia 10 tahun bisa melakukan hal itu. Tapi sekarang dia yakin bahwa pemikirannya itu salah.

" Itu ide I, jadi aku tidak keberatan," kata D. " Aku tidak berpikir bahwa pada usia 10 tahun dia dapat melakukan hal-hal seperti itu, aku pikir tidak akan terjadi apa-apa."

3 dari 3 halaman

Ingin Mengasuh Bayi Jika Lahir

I sendiri tidak pernah berpikir bisa membuat pacarnya hamil. Tetapi ketika ditanya apakah mungkin janin di perut D bukan miliknya, I menyatakan tidak mungkin.

" Saya percaya kepada putra saya ketika dia mengatakan bahwa dia adalah ayahnya," kata ibu I.

Baik D dan ibunya ingin tetap mengasuh bayinya jika nanti lahir. Tetapi hingga sekarang tes DNA untuk menentukan apakah I adalah ayahnya tidak dapat dilakukan.

(Sah, Sumber: OddityCentral.com)

Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair