Balita Tewas Saat Bermain di Belakang Truk di Bekasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 5 Desember 2018 13:11
Balita Tewas Saat Bermain di Belakang Truk di Bekasi
Diduga tidak ada yang mengawasi balita tersebut. Innalillahi....

Dream - Nasib malang dialami balita usia 1,5 tahun, Latief Alzaber Rifai. Balita asal Kampung Keramat Rt 018 RW 006, Desa Kedung Waringin, Bekasi, Jawa Barat ini tewas terlintas saat bermain di belakang truk bermuatan tabung gas.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 4 Desember 2018 pukul 16.45 WIB di Jalan Raya Kedung Waringin. Saat kejadian, truk akan parkir di depan warung milik H Rasim.

Pengemudi truk, Hasanudin, mengaku hendak menurunkan tabung gas ke warung. Saat memarkirkan truk, terdengar bunyi sesuatu, dikutip dari Pojoksatu.

Ketika truk sedang diparkir, ternyata Latief sedang bermain di belakang truk. Hasanuddin diduga tidak mengetahui balita itu ada di belakang truknya.

" Saudara Hasanudin yang sedang memarkir kendaraan tidak berhati-hati, sehingga korban terlindas ban kiri belakang," ujar Kapolsek Kedung Waringin, AKP Akhmadi.

Latief meninggal di tempat kejadian dengan kondisi mengenaskan. " Kami sudah amankan pengemudi dan barang bukti. Kasus ini kami limpahkan ke Unit Laka Polres," kata Akhmadi.

(ism, Sumber: Pojoksatu.id)

1 dari 2 halaman

Innalillahi, Bocah TK Tewas Tertabrak Mobil Sang Ayah

Dream - Jawa Timur digegerkan dengan insiden bocah 4,5 tahun meninggal dunia akibat tertabrak mobil ayahnya sendiri. Kecelakaan ini terjadi di depan TK Alif, Griya Pertama Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur pada Rabu lalu, 25 Juli 2018.

Kasus ini tidak dilaporkan ke pihak yang berwajib. Meski demikian, Unit Laka Lantas Polresta Sidoarjo tempat menjalankan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.

Kapolsek Gedangan, Kompol Heri Siswoko mengatakan kecelakaan terjadi diduga karena faktor kelalaian. Menurut dia, sang ayah tidak mengetahui anaknya keluar mobil.

" Dari hasil pemeriksaan petugas Satlantas di TKP dan saksi-saksi, diduga ayah korban tak mengetahui korban turun dari mobil," ujar Heri, dikutip dari pojokpitu.com.

Heri melanjutkan balita itu kemudian berjalan menuju depan mobil sebelum masuk ke dalam gerbang. " Seketika juga mobil tersebut melaju dan menabrak korban," kata dia.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh sang ayah dibantu guru TK Alif. Sayangnya, kondisi korban tidak bisa diselamatkan.

Korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum dekat rumah balita itu.

(ism, Sumber: pojokpitu.com)

2 dari 2 halaman

Dugaan Penyebab Ayah Menabrak Putri Balitanya di Sidoarjo

Dream - Kematian balita berusia 4,5 tahun yang meninggal akibat tertabrak mobil ayahnya sendiri menggegerkan Jawa Timur. Kecelakaan terjadi tepat saat bocah malang itu hendak masuk ke gerbang sekolahnya.

Peristiwa nahas itu terjadi di depan TK Alif, Griya Pertama Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur pada Rabu lalu, 25 Juli 2018.

" Ini orang tuanya mengantar sekolah, anak ini turunnya orang tua nggak tahu. Akhirnya pas turun dari pintu, lari ke arah depan, mobilnya jalan," ujar Kapolsek Gedangan Sidoarjo, Jawa Timur, Kompol Heri Siswoko, seperti ditayangkan Patroli Indosiar.

Dugaan sementara, sang ayah tidak mengetahui jika putrinya telah turun dan melintas di depan mobilnya karena tengah menggunakan alat pendengar dari telepon genggamnya.

" Bapaknya pakai walkman (headset,red), sudah turun bapaknya tidak mendengar (anaknya turun)," ujar Neni, saksi yang melihat kejadian tersebut.

Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit oleh guru dan ayahnya. Sayang, nyawanya tak tertolong.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara gadis mungil itu telah dimakamkan di pemakamam umun di desa setempat. (Sah)

(Sumber: Liputan6.com/Galuh Garmabrata)

Beri Komentar