Wanita Mental Baja, Lawan Kemiskinan dengan Lebah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 1 November 2016 08:16
Wanita Mental Baja, Lawan Kemiskinan dengan Lebah
Bagaimana caranya, ya?

Dream – Saat masa kelaparan melanda suatu negara, wanita harus tetap berperan dalam memberi makan keluarganya. Peran ini akan semakin berat apabila negara tersebut tergolong ke dalam negara miskin.

Hal ini terjadi di daerah Marigat, Baringo, yang berada di Lembah Rift, Kenya. Para wanita di daerah ini memikul beban ganda. Kelangkaan makanan dan kemiskinan tidak membuat mereka patah arang. Mereka justru membuat suatu kelompok wanita.

Kelompok ini bernama Kelompok Perempuan Sinyati. Ketuanya adalah Christine Lewatachum.

Apa peran kelompok ini?

 

1 dari 2 halaman

Sapi dn Domba Gagal

Di bawah kepimpiman Lewatachum, para wanita tersebut membuka usaha, yaitu peternakan.

Semula, hewan ternak yang dijadikan usaha adalah sapi dan domba. Hidup mereka pun bergantung pada hewan ternak ini.

Sayangnya, hewan ternak tersebut sering hilang karena dicuri orang lain.  Mereka pun sempat putus asa.

Beralih ke lebah.

2 dari 2 halaman

Beralih ke Lebah

Akhirnya, kelompok wanita ini beralih ke lebah. Dengan dukungan para suami, kelompok yang beranggotakan 14 wanita ini mulai beternak lebah selama enam tahun. Seiring berjalannya waktu, masalah kelaparan dan kemiskinan mereka mulai teratasi..

Baca selengkapnya di sini.

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Baca Juga: Bill Gates Wariskan Rp1.117 Triliun untuk Amal, 3 Anaknya? Pembalasan Telak Hinaan Suami, Istri Ukir Sukses dan Kaya Raya Kisah Kakek Penjual Boneka Ditipu Pembeli Bikin Nangis Pembalasan Telak Hinaan Suami, Istri Ukir Sukses dan Kaya Raya Kisah Nyata Wanita Ubah Sampah Jadi Rumah

Beri Komentar