Polisi Beber Perintah John Kei: Ambil Nus Kei Hidup atau Mati

Reporter : Sugiono
Selasa, 7 Juli 2020 08:46
Polisi Beber Perintah John Kei: Ambil Nus Kei Hidup atau Mati
"Ambil Nus Kei dalam keadaan hidup atau mati. Jika ada yang menghalangi, sikat saja."

Dream - John Kei memeragakan sejumlah adegan dalam reka ulang kasus penyerangan kepada kelompok Nus Kei. Dalam reka ulang itu pula terungkap John Kei memberikan perintah kepada anak buahnya, Daniel Farfar untuk membawa Nus Kei.

" Ambil Nus Kei dalam keadaan hidup atau mati. Jika ada yang menghalangi, sikat saja," kata salah satu penyidik saat membacakan daftar rekonstruksi di Titian Indah, Kota Bekasi, Senin 6 Juli 2020.

John Kei juga sempat memberikan uang sepuluh juta kepada Daniel. Pemberian uang tersebut merupakan adegan ke sebelas. " Tersangka John Kei memanggil tersangka Daniel Farfar untuk memberikan uang Rp10 juta," tambah penyidik.

1 dari 2 halaman

Setelah menerima duit, Daniel langsung memberitahu tersangka lain agar hadir ke Arcici Sport Center, Jakarta Pusat, sebelum melakukan penyerangan.

" Adegan 12, tersangka Daniel Farfar mengumumkan kepada semua orang yang ikut rapat agar besok hari Minggu tanggal 21 Juni 2020 berkumpul di Arcici Sport Center, Jakarta Pusat, pada pukul 08.00 Wib pagi," ujar penyidik.

Daniel tampak punya peran yang cukup vokal dengan membakar emosi kelompoknya dan berpesan untuk tidak segan-segan menghabisi nyawa rivalnya.

" Tersangka Daniel berdiri di dekat lapangan kosong dan mengambil perintah dari John Kei untuk mengambil Nus Kei. Tersangka Daniel mengatakan 'kalau ada anjing-anjing itu harus mati'," tutur penyidik.

2 dari 2 halaman

Kata anjing-anjing yang dimaksudkan oleh Daniel yakni kelompok Nus Kei. Para pelaku lain juga diminta untuk tak segan menyerang kelompok Nus Kei.

Ketika itu, tersangka lain atas nama Prengki meminta kepada kelompok John Kei yang takut agar tak ikut. Selanjutnya, para pelaku masuk ke dalam mobil masing-masing. Saat itu juga, John Kei sempat menghubungi Daniel untuk menanyakan kelompoknya.

" Tersangka Prengki mengatakan kepada tersangka 'kalau ada yang takut tinggal'. Adegan ke-18 seluruh tersangka meninggalkan TKP, masuk ke masing-masing kendaraan. Kemudian, John Kei telepon ke Daniel menanyakan apakah anak-anak sudah berangkat," ujarnya.

Sumber:

Beri Komentar