Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
© MEN
Dream - John Kei memeragakan sejumlah adegan dalam reka ulang kasus penyerangan kepada kelompok Nus Kei. Dalam reka ulang itu pula terungkap John Kei memberikan perintah kepada anak buahnya, Daniel Farfar untuk membawa Nus Kei.
" Ambil Nus Kei dalam keadaan hidup atau mati. Jika ada yang menghalangi, sikat saja," kata salah satu penyidik saat membacakan daftar rekonstruksi di Titian Indah, Kota Bekasi, Senin 6 Juli 2020.
John Kei juga sempat memberikan uang sepuluh juta kepada Daniel. Pemberian uang tersebut merupakan adegan ke sebelas. " Tersangka John Kei memanggil tersangka Daniel Farfar untuk memberikan uang Rp10 juta," tambah penyidik.
Setelah menerima duit, Daniel langsung memberitahu tersangka lain agar hadir ke Arcici Sport Center, Jakarta Pusat, sebelum melakukan penyerangan.
" Adegan 12, tersangka Daniel Farfar mengumumkan kepada semua orang yang ikut rapat agar besok hari Minggu tanggal 21 Juni 2020 berkumpul di Arcici Sport Center, Jakarta Pusat, pada pukul 08.00 Wib pagi," ujar penyidik.
Daniel tampak punya peran yang cukup vokal dengan membakar emosi kelompoknya dan berpesan untuk tidak segan-segan menghabisi nyawa rivalnya.
" Tersangka Daniel berdiri di dekat lapangan kosong dan mengambil perintah dari John Kei untuk mengambil Nus Kei. Tersangka Daniel mengatakan 'kalau ada anjing-anjing itu harus mati'," tutur penyidik.
Kata anjing-anjing yang dimaksudkan oleh Daniel yakni kelompok Nus Kei. Para pelaku lain juga diminta untuk tak segan menyerang kelompok Nus Kei.
Ketika itu, tersangka lain atas nama Prengki meminta kepada kelompok John Kei yang takut agar tak ikut. Selanjutnya, para pelaku masuk ke dalam mobil masing-masing. Saat itu juga, John Kei sempat menghubungi Daniel untuk menanyakan kelompoknya.
" Tersangka Prengki mengatakan kepada tersangka 'kalau ada yang takut tinggal'. Adegan ke-18 seluruh tersangka meninggalkan TKP, masuk ke masing-masing kendaraan. Kemudian, John Kei telepon ke Daniel menanyakan apakah anak-anak sudah berangkat," ujarnya.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam