Wali Kota Pakai Polwan Dadakan, Celana Seragamnya Bikin Geger

Reporter : Syahid Latif
Senin, 9 Juli 2018 15:20
Wali Kota Pakai Polwan Dadakan, Celana Seragamnya Bikin Geger
Banyak yang protes dengar cara sang walikota.

Dream - Pemerintah kota Lebanon membuat kebijakan mengejutkan dalam menarik para pelancong ke negaranya. Mereka merekrut para wanita cantik dan berkaki jenjang untuk menjadi Polisi Wanita (Polwan).

Kehadiran Polwan tambahan ini tentu saja berbeda dari polisi yang selama ini bertugas. Dari pakaian saja, penampilan mereka sudah sangat berbeda.

Dikutip dari laman liputan6.com dari Russian Today, para Polwan khusus ini tentu saja tak mendapat pendidikan keras seperti para polisi lainnya. Tugas mereka hanya untuk berpatroli di jalanan kota Broummana, Lebanon.

Setelah seragam mereka pun sangat jauh dari kesan sangar. Polwan cantik ini hanya memakai kaus hitam bertuliskan Police dan baret merah di kepala.

 

 

1 dari 1 halaman

Begini Celana Seragam Polwan Dadakan

Yang jadi sorotan tentu saja celana yang dipakai. Polwan-polwan tambahan ini hanya mengenakan celana pendek yang memamerkan kaki jenjang mereka.

Penampilannya pun penuh dengan pulasa make up. Polwan ini bertugas lengkap dengan bulu mata palsu, rambut yang dicatok dan sapua kuteks berwarna di kuku-kuku yang panjang.

" Sekitar 99 persen turis di kawasan Mediterania mengenakan celana pendek," kata Wali Kota Broummana, Pierre Achkar.

Achkar berharap, para Polwan cantik akan menarik lebih banyak turis untuk datang ke kotanya dan membuat citra Lebanon membaik. " Kami ingin mengubah gambaran suram Lebanon di mata Barat," tambah Achkar.

Namun langkah nyeleneh sang wali kota ternyata tak tak disukai semua warga Lebanon. Warganet Lebanon menilai cara menarik turis dengan umpan para perempuan cantik tak semestinya dilakukan.

" Sungguh konyol dan seksis," kata pengguna Facebook bernama Joelle Petrakian.

Ia juga menyoroti pakaian para polisi pria yang sama sekali tak mengalami modifikasi. Mereka tetap pakai celana panjang.

" Anda ingin mempromosikan kesetaraan dan keterbukaan? Sediakan seragam yang sama untuk pria dan wanita. Itu yang dilakukan di negara " modern" , " tulisnya, seperti dikutip dari timesnownews.com.

(Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar