Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Dream - Informasi atau berita palsu banyak beredar di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Path. Penting bagi anak-anak, baik yang masih duduk di sekolah dasar atau beranjak remaja di SMP dan SMA, mengenali berita palsu.
Anak-anak saat ini sangat mudah mengakses informasi melalui internet. Membekali kemampuan menganalisa dan menyaring berita jadi hal yang sangat mendesak. Jangan sampai mereka
menelan begitu saja berita palsu yang banyak beredar di internet.
Kini di Amerika Serikat (AS) mulai banyak gerakan literasi media yang khusus dibuat untuk anak-anak sekolah. Gerakan ini diinisiasi oleh badan-badan nonprofit seperti Rockefeller and
Knight Foundation. Bekerja sama dengan sekolah-sekolah, para murid diajarkan bagaimana menganalisa dan mengenali berita palsu.
Ide yang sangat bagus, bukan? Anak-anak di Indonesia juga sangat membutuhkannya, tentunya agar mereka lebih " melek media" . Untuk informasi lebih lengkap, lihat video di atas.
Sumber: Circa
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

