120 Kata-Kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Arti dan Makna Kehidupan

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 12 Agustus 2021 11:19
120 Kata-Kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Arti dan Makna Kehidupan
Bahasa Jawa memiliki ragam makna dan kaya akan filosofi kehidupan.

Dream – Di dalam Bahasa Jawa terdapat banyak kalimat yang mengandung makna kehidupan dan ketuhanan. Kata bijak bahasa jawa kerap dinilai sebagai nasihat orang tua kepada anak-anaknya.

Bahasa Jawa memiliki ragam makna dan kaya akan filosofi kehidupan. Tutur kata bahasa jawa banyak dijumpai oleh masyarakat Indonesia.

Kata bijak Bahasa Jawa rupanya banyak juga dicari oleh masyarakat. Di dalam sebuah kalimat Bahasa Jawa, sering dijumpai banyak makna positif yang tersirat. Beragam kata bijak Bahasa Jawa juga kerap kali dinilai bagaikan nasihat orangtua untuk anaknya.

Seringkali bahasa jawa dapat dengan mudah dipahami oleh sebagian besar masyarakat jawa. Beberapa orang menggunakan kata-kata Jawa bijak tersebut untuk caption atau cuitan di media sosial. Kata bijak Jawa tidak hanya bisa dijadikan petuah bagi orang Jawa saja. Namun bagi orang pada umumnya, memakai kata-kata Jawa bijak sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.

Kali ini Dream akan menghimpun kumpulan kata kata bijak Bahasa jawa dari beberapa sumber. Berikut ulasannya.

1 dari 9 halaman

Kata-kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Berikut kata-kata Jawa yang bijak tentang kehidupan, cocok buat kamu jadikan sebagai pegangan hidup.

  1. " Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemitan." (Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)
  2. " Sabar iku ingaran mustikaning laku." (Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan)
  3. " Yen urip mung isine isih nuruti napsu, sing jenenge mulya mesti soyo angel ketemu." (Jika hidup masih dipenuhi dengan nafsu untuk bersenang-senang, yang namanya kemulyaan hidup akan semakin sulit ditemukan)
  4. " Ngapusi kui hakmu. Kewajibanku mung etok-etok ora ngerti yen mbok apusi." (Berbohong itu hakmu. Kewajibanku hanya pura-pura tidak tahu kalau kamu berbohong)
  5. " Witing tresno jalaran soko kulino. Witing mulyo jalaran wani rekoso." (Bahwa cinta itu tumbuh lantaran ada kebiasaan, kemakmuran itu timbul karena berani bersusah dahulu)
  6. " Manungsa mung ngunduh wohing pakarti." (Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)
  7. " Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu." (Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik)
  8. " Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa."  (Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)
  9. " Aja mbedakake marang sak sapadha-pada." (Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesama manusia)
  10. " Ambeg utomo, andhap asor." (Selalu menjadi yang utama tetapi selalu rendah hati)
2 dari 9 halaman

Kata-kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Arti dan Makna Kehidupan

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Ada banyak kata-kata Jawa yang bijak tentang arti dan makna kehidupan. Seperti halnya kata-kata bijak Bahasa Jawa berikut ini:

  1. " Memayu hayuning bawana." (Menghiasi alam semesta)
  2. " Gusti Allah mboten sare." (Tuhan tidak pernah tidur)
  3. " Nek Wes Onok Sukurono, Nek Durung Teko Entenono, Nek Wes Lungo Lalekno, Nek Ilang Iklasno." (Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan)
  4. " Kudu semangat masio gak ono sing nyemangati." (Harus Semangat Walau Tidak Ada yang Kasih Semangat)
  5. " Meneng widara uleran." (Terlihat baik namun sebenarnya buruk)
  6. " Nek wes niat kerjo iku, ojo golek perkoro, nek wes diniati golek rejeki iku ora usah golek rai." (Kalau sudah mendapatkan pekerjaan itu jangan cari perkara, kalau sudah diniati cari rezeki itu tidak usah cari muka)
  7. " Urip iku koyo kopi, yen ndak iso nikmati rasane panggah pait." (Hidup itu bagaikan secangkir kopi, Jika kalian tidak bisa menikmatinya yang dirasakan hanyalah pahit)
  8. " Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati." (Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat)
  9. " Urip kang utama, mateni kang sempurna." (Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya)
  10. " Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing Nyipta'aken manungsa!" (Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan manusia)

 

3 dari 9 halaman

Kata-kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Arti dan Makna Kehidupan

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Berikut kata-kata Jawa bijak lainnya:

  1. " Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa."  (Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar, tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa)
  2. " Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemitan."  (sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)
  3. " Sabar iku lire momot kuat nandhang sakening coba lan pandhadharaning urip."  (Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup)
  4. " Memayu hayuning bawana."  (Menghiasi alam semesta)
  5. " Dudu sanak, dudu kadang, yen mati melu kelangan."  (Bukan keluarga, bukan saudara, jika sudah meninggal ikut merasa kehilangan.)
  6. " Alam ora bisa dilawan, awu sing semebar iku sejatine berkah gusti kanggo njaga kesuburan bumi Jawa. Mulane ayo pada disyukuri wae."  (Alam tidak akan bisa dilawan, abu yang beterbangan adalah berkah dari Tuhan untuk menjaga kesuburan bumi Jawa. Untuk itu mari kita syukuri saja.)
  7. " Aja dadi kacang kang lali akro uripe."  (Jangan menjadi orang yang lupa atas jasa orang lain.)
  8. " Aja dadi pengecut kaya upil sing umpetan ning ngisor meja."  (Jangan jadi pengecut seperti upil yang ngumpet di bawah meja.)
  9. " Urip iku akeh cobaan. Yen akeh saweran iku jenenge dangdutan."  (Hidup itu banyak cobaan. Kalau banyak saweran itu namanya dangdutan.)
  10. " Meneng widara uleran."  (Terlihat baik namun sebenarnya buruk)
  11. " Gusti Allah mboten sare."  (Tuhan tidak pernah tidur)
  12. " Nek wes niat kerjo iKu, ojo golek perkoro, nek wes diniati golek rejeki iku ora usah golek rai."  (Kalu sudah mendaptan pekerjan itu jangan cari perkara, kalau sudah diniati cari rejeki tu tidak usah cari muka)
  13. " Nek Wes Onok Sukurono, Nek Durung Teko Entenono, Nek Wes Lungo Lalekno, Nek Ilang Iklasno."  (Kalau sudah punya itu disukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang iklas kan)
  14. " Urip iku koyo kopi, yen ndak iso nikmati rasane panggah pait."  (Hidup itu bagaikan secangkir kopi, Jika kalian tidak bisa menikmatinya yang dirasan hanyalah pait)
  15. " Kudu semangat masio gak ono sing nyemangati."  (Harus Semangat Walau Gak Ada yang Kasih Semangat)
  16. " Tersno iku kadang koyo criping telo. Iso ajur nek ora ngati-ati le nggowo."  (Cinta itu terkadang seperti keripik tela. Bisa hancur kalau tidak bisa hati-hati dalam membawanya)
  17. " Aku gak enek sampean bagai sego kucing ilang karete *AMBYAARR."  (Aku tanpamu bagaikan nasi kucing tanpa karetnya *Berantakan)
  18. " Arek lanang kuoso milih, arek wedok kuoso nolak."  (Anak laki laki bebas memilih, Anak perempuan bebas menolak)
  19. " Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo maneh seng gak duwe."  (Orang yang punya pacar itu haruslah sabar dengan pasangan yang dimiikinya. Apa lagi yang gak punya)
  20. " Jarene wes ikhlas de'e karo sing liyo, kok iseh ngomong 'Nek Tuhan ra bakal mbales, karma sing mbales.' Mbok wes meneng wae luwih apik."  (Katanya sudah ikhlas dia dengan yang lain, kok masih bilang 'Kalau Tuhan nggak anak membalas, karma yang balas.' Udah diam aja lebih baik)
4 dari 9 halaman

Kata Bijak Bahasa Jawa Berhubungan dengan Tuhan

Berikut kata bijak bahasa Jawa yang berhubungan dengan makna ketuhanan:

  1. " Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan." (Tuhan itu dekat meski tubuh kita tidak dapat menyentuhnya, jauh tiada batasan)
  2. " Mohon, mangesthi, mangastuti, marem." (Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesama)
  3. " Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran." (Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan)
  4. " Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati." (Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat)
  5. " Urip kang utama, mateni kang sempurna." (Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya)
  6. " Tresna kanggo manungsa mung amerga katresnane marang Gusti Allah sing Nyipta'aken manungsa!" (Cinta kepada seorang manusia hanya dikarenakan kecintaan kepada Allah Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan manusia)
  7. " Gusti Allah paring pitedah bisa lewat bungah, bisa lewat susah." (Allah memberikan petunjuk bisa melalui bahagia, bisa melalui derita)
  8. " Gusti paring dalan kanggo uwong sing gelam ndalan." (Tuhan memberi jalan untuk manusia yang mau mengikuti jalan kebenaran)
  9. " Natas, nitis, netes." (Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali)
  10. " Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning hyang sukmo." (Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan)
5 dari 9 halaman

Kata Bijak Bahasa Jawa Tentang Cinta

Berikut kata-kata Jawa yang bijaksana tentang cinta:

  1. " Gusti yen arek iku jodohku tulung cedakaken, yen mboten jodohku tulung jodohaken." (Tuhan jika orang itu adalah jodohku tolong dekatkanlah, dan jika bukan tolong jodohkanlah)
  2. " Uwong duwe pacar iku kudu sabar ambek pasangane. Opo meneh sing gak duwe." (Orang yang punya pacar itu harus bersabar dengan pasangan yang dimilikinya. Apalagi yang tidak punya)
  3. " Arek lanang iku kuoso milih, arek wadon kuoso nolak." (Anak laki-laku bebas memilih, anak perempuan bebas menolak)
  4. " Move on kuwi dudu berusaha nglalekke ya, tapi ngikhlaske lan berusaha ngentukke sing luwih apik luwih seko sing mbiyen-mbiyen." (Move on itu bukan berusaha melupakan ya, tetapi mengikhlaskan dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya)
  5. " Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui." (Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali-kali jatuh cinta pada orang yang sama)
  6. " Akeh manungsa ngrasakaken tresna, tapi lalai lan ora kenal opo kui hakekate atresna." (Banyak manusia merasakan cinta, namun mereka lupa tidak mengenal hakikat cinta sebenarnya)
  7. " Iso nembang gak iso nyuling, iso nyawang gak iso nyanding." (Bisa bernyanyi tidak bisa bermain seruling, bisa melihat tidak bisa mendampingi)
  8. " Ben akhire ora kecewa, dewe kudu ngerti kapan wektune berharap lan kapan wektune kudu mandeg." (Agar akhirnya tidak kecewa, kita harus mengerti kapan waktunya berharap dan kapan waktunya harus berhenti)
  9. " Jarene wes ikhlas de'e karo sing liyo, kok iseh ngomong 'Nek Tuhan ra bakal mbales, karma sing mbales.' Mbok wes meneng wae luwih apik." (Katanya sudah ikhlas dia dengan yang lain, kok masih bilang 'Kalau Tuhan enggak akan membalas, karma yang balas.' Sudah diam saja lebih baik)
  10. " Nek jenenge sayang kuwi kudune ra nuntut pasangane dinggo 'dadi wong liyo' mung mergo kekurangane." (Kalau namanya sayang itu harusnya enggak menuntut pasangannya dipakai 'milik orang lain' hanya karena kekuranngannya)
  11. " Akeh manungsa ngrasakake tresna, tapi lali lan ora kenal opo iku hakikate tresno."  (Banyak orang merakan cinta, tapi lupa dan tidak kenal apa itu hakikat cinta)
  12. " Nek pancen tresno kui kudu dijogo, ora malah keno godo karo wong liyo."  (Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain)
  13. " Tresno iku ora patokan karo ganteng, ayune rupamu, akehe bondomu, lan opo penggaweanmu."  (Cinta itu tidak berpatokan pada ketampanan, cantiknya parasmu, banyaknya hartamu, dan pekerjaanmu)
  14. " Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui."  (Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali kali jatih cinta pada orang yang sama)
  15. " Aku ora pernah ngerti opo kui tresno, kajaba sak bare ketemu karo sliramu."  (Aku tidak pernah tau cinta itu apa, kecuali setelah bertemu denganmu)
6 dari 9 halaman

Kata-Kata Jawa Bijak Tentang Renungan

 Ilustrasi© Pexels

Kata-kata Jawa bijak tentang kehidupan memang penuh makna dan mampu menenangkan pikiran. Saat kamu sedang dirundung berbagai masalah kehidupan, mungkin kata-kata Jawa bijak ini bisa membuka pikiran dan memotivasi kamu.

  1. " Dudu sanak, dudu kadang, yen mati melu kelangan." (Bukan keluarga, bukan saudara, jika sudah meninggal ikut merasa kehilangan.)
  2. " Alam ora bisa dilawan, awu sing semebar iku sejatine berkah gusti kanggo njaga kesuburan bumi Jawa. Mulane ayo pada disyukuri wae." (Alam tidak akan bisa dilawan, abu yang beterbangan adalah berkah dari Tuhan untuk menjaga kesuburan bumi Jawa. Untuk itu mari kita syukuri saja.)
  3. " Aja dadi kacang kang lali akro uripe." (Jangan menjadi orang yang lupa atas jasa orang lain.)
  4. " Aja dadi pengecut kaya upil sing umpetan ning ngisor meja." (Jangan jadi pengecut seperti upil yang ngumpet di bawah meja.)
  5. " Urip iku akeh cobaan. Yen akeh saweran iku jenenge dangdutan." (Hidup itu banyak cobaan. Kalau banyak saweran itu namanya dangdutan.)
  6. " Kuat lakoni, ora kuat tinggal ngopi." (Jika kuat dijalani, tidak kuat ditinggal ngopi.)
  7. " Manungsa mung ngunduh wohing pakarti. (Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri)
  8. " Sak apik-apike wong yen awehi pitulung kanthi cara dedemitan." (Sebaik-baiknya orang adalah yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi)
  9. " Urip iku terus mlaku, bebarengan karo wektu, sing bisa gawa lakumu, supaya apik nasibmu." (Hidup itu terus berjalan, bersamaan dengan waktu, yang bisa membawa tingkah lakumu, biar nasibmu baik)
  10. " Sabar iku ingaran mustikaning laku." (Bertingkah laku dengan mengedepankan kesabaran itu ibaratkan sebuah hal yang sangat indah dalam sebuah kehidupan)
7 dari 9 halaman

Kata-Kata Jawa Bijak Lucu

Bosan dengan kata-kata Jawa bijak yang isinya motivasi dengan bahasa yang serius? Nah waktunya kita bersantai dengan menikmati kata-kata Jawa yang bijak tapi lucu berikut ini, Sahabat Dream!

  1. " Dosa sing paling menyedihkan iku dosambat ora duwe duit." (Dosa yang paling menyedihkan adalah pada sambat tidak punya duit)
  2. " Uripmu koyo wit gedhang duwe jantung tapi ora duwe ati." (Hidupmu seperti pohon pisang, punya jantung tapi tak punya hati)
  3. " Nek dipikir suwi suwi iku loro, nek dirsake yo tambah loro, loro tambah loro, papat." (Kalau dipikir lama-lama sakit, kalau dirasakan tambah sakit, dua tambah dua, empat)
  4. " Nek ngomong ojo manis-manis, mundak cangkeme dirubung semut." (Kalau bicara jangan manis-manis, nanti mulutnya diserbu semut)
  5. " Kadang mripat iso salah ndelok, kuping iso salah krungu, lambe iso salah ngomong, tapi ati ora bakal iso diapusi." (Terkadang mata bisa salah melihat, telinga bisa salah mendengar, mulut bisa salah mengucap, tapi hati tak bisa dibohongi dan membohongi)
  6. " Sing wis lunga lalekno, sing durung teko entenono, sing wis ono syukurono." (Yang sudah pergi lupakanlah, yang belum datang tunggulah dan yang sudah ada syukurilah)
  7. " Waktu adalah uang. Yen kancamu mbok jak dolan raono wektu, brarti wonge lagi ra duwe duit." (Waktu adalah uang. Kalau temanmu tidak ada waktu untuk diajak jalan, artinya ia sedang tidak punya uang)
  8. " Niat kerjo, ora golek perkoro. Niat golek rejeki, ora golek rai. Ora balapan, opo maneh ugal-ugalan." (Niat bekerja, bukan cari perkara. Niat mencari rejeki, bukan cari perhatian belaka. Bukan balapan, apalagi ugal-ugalan)
  9. " Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih." (Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih)
  10. " Sepira gedhene sengsara yen tinampa among dadi coba." (Seberapapun masalah yang besar jika diterima dengan dada lapang dan ikhlas maka hanya menjadi cobaan yang ringan.)
8 dari 9 halaman

Kata-Kata Bijak Jawa

  1. " Dudu sanak, dudu kadang, yen mati melu kelangan."
  2. " Alam ora bisa dilawan, awu sing semebar iku sejatine berkah gusti kanggo njaga kesuburan bumi Jawa. Mulane ayo pada disyukuri wae."
  3. " Aja dadi kacang kang lali akro uripe."
  4. " Aja dadi pengecut kaya upil sing umpetan ning ngisor meja."
  5. " Urip iku akeh cobaan. Yen akeh saweran iku jenenge dangdutan."
  6. " Kuat lakoni, ora kuat tinggal ngopi."
  7. " Witing tresna jalaran saka kulina. Witing mulya jalaran wani rekasa."
  8. " Wong menang iku wong sing bisa ngasorake priyanggane dhewe."
  9. " Sing wis lunga lalekna, sing durung teko entenana, sing wis ana syukurana."
  10. " Golek sempurnaning urip lahir batin lan kasempurnaning pati."
  11. " Gusti Allah paring pitedah bisa lewat bungah, bisa lewat susah."
  12. " Adhang-adhang tetese embun, pasrah peparing marang gusti."
  13. " Gusti paring mergi kangge tiang ingkang purun ting merginipun."
  14. " Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti."
  15. " Sepira gedhene sengsara yen tinampa among dadi coba."

 

9 dari 9 halaman

Caption Jowo Bijak

Ilustrasi© Pexels.com

Terdapat banyak caption bijak dalam bahasa Jawa yang sarat akan filosofi dan makna kehidupan. Bahkan jika berpegang dengan pepatah jawa ini, kemungkinan besar kehidupan seseorang akan selamat. Berikut caption jawa bijak lainnya yang bisa dijadikan pelajaran hidup, dikutip dari saintif.com.

  1. " Ora kabeh seneng karo opo seng kok lakokne. Yo ora popo, seng penting duwe niat apik lan ngelakoni hang bener."
  2. " Sebejo bejone wong hang lali, isek bejo wong hang ileng lan waspodo."
  3. " Wong seng menang kuwi wong seng biso ngasorake priyanggane dewek."
  4. " Ojo tau ninggal nyolong playu."
  5. " Mending jujuro senajan kuwi ngelarani ati, ketimbang munafik tapi jebule tukang ngapusi."
  6. " Saiki awake dewe mung iso golek kasampurnaning urip lahir batin lan pati."
  7. " Suwalike malah kebek pengarep arep lan kuwawo nampani opo wae hang gumelar ing salumahe jagad iki."
  8. " Mergane seng nandur bakale ngunduh, dadi seng tukang ngapus ngapusi bakalan tetep diapusi sok emboh pas waktune."
  9. " Kadang mripat yo biso salah ndelok, kuping yo biso salah krungu, lambe biso salah ngomong. Tapi kowe kudu ngerti lak ati lan perasaan ora bakal iso ngapusi."
  10. " Sopo seng tandur yo kuwi seng bakal manen hasile."
  11. " Ojo nyeleneh, ojo dumeh, oo ngersulo, ojo suloo lan ora usah neko neko."
  12. " Nek kowe terus sambat karo opo seng kowe ra ndue, kuwi bakalan gawe kowe ora cukup karo urip iki, sukuri wae opo seng onok, sukuri opo hang ono."
  13. " Urip kuwi gawe rileks wae. Kerjo, yo mangan, yo tuur, yo ibadah, yo seneng seneng sambil online."
  14. " Yen lagi rekoso oho ngersulo, lakonono wae karo dungo, kuwi bakalan luwih becik."
  15. " Kowe kudu ngerti yen alam sejatine guru kangge awake dewe."
  16. " Ojo mabuk kuoso, ojo mabuk bondo. Engko uripmu biso rekoso."
  17. " Gusti Allah mung ngewei dalan kanggo wong hang gemen ndalan.
  18. " Jumbuh karo unine bebasan yen sabar kuwi kuncine suargo, ateges marganing kamulyan urip."
  19. " Luwih pantes yen di ajeni uwog hang wani urip ketimbang wani mati. Yen wani urip kudune kuat, yen wani mati mung kerono nekat wae."
  20. " Gak kabeh seneng marang karo opo seng awake dewe lakoni yo gak popo, seng penting awake dewe niati apik lan tetep ngelakoni seng bener."
Beri Komentar