Mahluk Aneh Menyerang Lepas Pantai Oregon, Amerika Serikat (Foto: Theoutershores)
Dream - Perairan di lepas pantai Oregon, Amerika Serikat diserang jutaan mahluk aneh yang terlihat menyerupai siput tembus pandang. Laporan ini pertama kali dibuat oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) pada 29 Juni 2017.
" Awalnya, kami tidak tahu apa yang harus dilakukan makhluk aneh ini di jaring kami," Hilarie Sorensen, mahasiswa pascasarjana Universitas Oregon.
Menurut para ilmuwan NOAA di Newport, Oregon, organisme aneh tersebut disebut pyrosoma, atau dikenal dengan nama latin Pyrosoma atlanticum. Serangan di akhir Juni 2017 itu bukanlah yang bertama, di 2015 silam pyrosomes telah menyerang Oregon.
Tetapi yang membedakan, jumlah mereka telah berlipat ganda menjadi jutaan. Selain jumlah, ilmuwan juga dibuat bingung dengan migrasi pyrosoma dari perairan tropis ke perairan yang lebih dingin di Laut Northwest.

" Kami memiliki banyak pertanyaan dan tidak mendapat banyak jawaban," kata ahli biologi penelitian di Northwest Fisheries Science Center Ric Brodeur.
" Kami mencoba mengumpulkan sebanyak mungkin informasi untuk memahami apa yang sedang terjadi," kata Ric kepada Live Science.
Pyrosoma merupakan mahluk laut yang bersifat pelagis, atau hidup di permukaan peraian laut terbuka. Dalam kasus ini, pyrosoma ditemukan di sekitar 60 hingga 320 kilometer di lepas pantai Oregon.
Pyrosoma yang ditemukan di Oregon memiliki panjang 4 hingga 78 centimeter.
© Dream
Dream - Sekelompok peneliti mengklaim telah menemukan potongan tangan raksasa berjari tiga. Para peneliti itu meyakini potongan tangan tersebut milik alien.
Klaim tersebut dibuat oleh kelompok peneliti yang gemar menyelidiki dunia gaib tanpa menyebutkan namanya. Potongan tangan raksasa terlihat seperti cakar alien itu ditemukan di Cusco, Peru.
Tetapi, temuan tersebut tampaknya belum diverifikasi oleh ilmuwan ternama atau universitas yang bereputasi.
Mereka juga mengklaim telah menemukan sebuah tengkorak mirip manusia berbentuk memanjang atau sering disebut humanoid. Tengkorak itu berada di dekat tempat penemuan potongan cakar alien itu.
Sayangnya, mereka menolak untuk mengungkapkan di mana tepatnya tempat tersebut. Mereka hanya mengatakan dua benda itu ditemukan di gua-gua dan terowongan di bawah padang pasir di Cusco.
© Dream
Temuan itu terungkap ke publik berkat Brien Foerster, seorang penggiat paranormal yang menjalankan sebuah perusahaan wisata di Peru. Dia meminjam dua benda misterius dari kelompok peneliti tersebut.
Menurut laporan, Foerster kemudian meminta tim ahli yang tidak disebutkan namanya untuk melakukan tes pada potongan tangan.
Hasilnya, potongan tangan itu hanya memiliki tiga tulang jari, sementara manusia normal punya lima.
Tim ahli, yang menggunakan x-ray untuk memindai benda misterius itu menyimpulkan tangan dan tengkorak tersebut adalah objek asli dengan tulang dan jaringan kulit.
Mereka menambahkan akan melakukan pengujian radiokarbon dan DNA terhadap spesimen misterius itu di Amerika Serikat secepat mungkin. Tidak jelas apakah telah dilakukan pengujian secara independen terhadap tengkorak dan tangan tersebut.
Sumber: mirror.co.uk
Advertisement