(Sumber Foto: Daily Mail)
Dream - Pejuang pemberontak Suriah dilaporkan menemukan sebuah penjara yang digunakan oleh kelompok teroris Islamic State (ISIS).
Namun tidak seperti yang lainnya, penjara tersebut khusus untuk menyekap tahanan perempuan yang akan dijadikan budak nafsu militan ISIS.
Ketika ditemukan ruangan sempit dan gelap itu dipenuhi dengan bantal-bantal lusuh penuh noda berceceran di lantai. Dinding penjara tersebut penuh dengan tulisan doa dalam bahasa Arab.
© Dream
Ditemukan oleh pejuang pemberontak Suriah yang dikirim untuk mengamankan sebelah utara kota Manbij yang sebelumnya berhasil direbut kembali dari ISIS pada bulan lalu.
Para pejuang dari Manbij Military Council, sayap militer Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang sebagian beranggotakan suku Kurdi dan didukung Amerika Serikat, mengatakan kepada kantor berita Arab24 tentang rumah dengan 10 kamar yang dijadikan penjara itu.
Dalam rekaman yang dibuat Manbij itu memperlihatkan sebuah pintu besi yang menuju ruang bagian tengah berdinding beton.
© Dream
Sebuah wadah plastik yang diduga tempat makanan anjing, tergeletak di lantai. Di dalamnya masih tersisa air dan makanan. Di salah satu kamar, sebuah sisir dan buku notes terhampar di atas bantal berwarna biru satin.
Kasur tipis, berjamur dan tertutup kotoran, terlihat teronggok di salah satu sudut kamar. Obat-obatan, alat kontrasepsi dan perangsang seksual yang digunakan oleh ISIS dan dipaksakan pada tawanan mereka juga ditemukan di penjara ini, kata para pejuang.
" Kami menemukan sebuah penjara yang digunakan ISIS untuk menahan para perempuan, dengan beberapa kamar untuk mereka sendiri. Di dalamnya juga ditemukan alat penyiksaan yang mungkin terburuk dan tersadis yang semoga Tuhan mengutuk mereka," kata Ibrahim Al-Mohammed, wartawan Sky News, kepada Arab24.
© Dream
ISIS pertama kali menguasai kota Manbij yang terletak di antara perbatasan Turki dan Raqqa pada Januari 2014.
Namun ribuan warga sipil dibebaskan ketika kota itu dikuasai oleh pasukan SDF pada 12 Agustus menyusul serangan besar-besaran yang dilancarkan terhadap ISIS.
Pasukan SDF kemudian melaporkan bahwa militan ISIS telah menanam sekitar 13.000 ranjau di seluruh kota.
(Sumber: Daily Mail)