(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Seorang tamu di sebuah pesta pernikahan ditampar oleh mempelai wanita. Gara-garanya, tamu itu memegang kepala pengantin wanita dan memaksanya membungkuk di depan keluarga suaminya beberapa kali.
Peristiwa itu terjadi pada sebuah pernikahan di China. Kala itu, tengah dilakukan upacara pernikahan, di mana mempelai wanita harus berlutut di depan orang tua pasangan mereka.
Menurut Kan Kan News, mempelai wanita yang kepalanya dipegang oleh tamu wanita itu kehilangan kesabaran. Dia lalu berdiri dan menampar pria tersebut.
Melihat keributan itu, para tamu yang hadir berusaha untuk menenangkan keadaan.

Namun Kan Kan News tidak mengungkapkan di mana kejadian tersebut terjadi. Tamu kurang ajar itu langsung menjadi bahan gunjingan di media sosial di China.
© Dream
Bukan kali ini saja insiden aneh-aneh yang melibatkan tamu bisa terjadi di sebuah acara pernikahan di China.
Pada tahun 2016 lalu, sebuah video memperlihatkan seorang tamu memaksa pasangan pengantin untuk membuka baju dan melakukan hubungan suami istri di depan mereka.
Sementara itu bulan lalu, seorang pengantin perempuan ditelanjangi oleh seorang tamu di hadapan suaminya di dalam kamar tidur mereka.
Bukan itu saja, ada kasus di mana seorang pengantin meninggal dunia akibat gurauan kasar seorang tamu.
(Sumber: Mynewshub.cc)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya