Cerita Pilu di Balik Pengantin Wanita Duduk dan Menangis di Pelaminan

Reporter : Sugiono
Jumat, 16 Juli 2021 11:00
Cerita Pilu di Balik Pengantin Wanita Duduk dan Menangis di Pelaminan
Bercerita kembali tentang kejadian itu, Azim sama sekali tidak menyangka apa yang direncanakan bersama istrinya tidak menjadi kenyataan.

Dream - Setiap pasangan yang ingin menghalalkan hubungan hingga ke pelaminan pasti berharap acara pernikahan mereka berjalan lancar.

Namun apalah kita yang hanya manusia lemah dan cuma bisa membuat rencana. Sementara berhasil atau tidaknya rencana, semuanya tergantung kepada ridha Allah SWT.

Bac ajuga: Fakta di Balik Pengantin Wanita Super Mager, Makeup Sambil Tidur, Tak Mau Difoto

Situasi ini dialami Muhammad Azim Azimi pada November tahun lalu. Pemuda Malaysia ini tidak mendapat izin cuti dari perusahaan untuk menghadiri acara resepsi pernikahannya.

Akibatnya, sang istri tercinta, Amirah Ahmad, 26 tahun, terpaksa duduk seorang diri di pelaminan saat resepsi pernikahan digelar.

Baca juga: Fakta di Balik Gadis Cantik Menikahi Sugar Daddy Berusia 70 Tahun

 

1 dari 8 halaman

Cerita Pilu di Balik Pengantin Wanita Duduk dan Menangis di Pelaminan

Video peristiwa menyentuh hati ini dibagikan oleh Muhammad Azim di akun TikTok miliknya dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu tampak seorang wanita sedang menangis di atas pelaminan sambil ditemani seorang ibu.

Baca juga: Takut Dirazia Saat PSBB, Pemotretan Pengantin Dilakukan di Atas Genting

Cerita pilu di balik pengantin wanita menangis di pelaminan.© Video Instagram

Pemuda 25 tahun yang lebih senang disapa Azim ini mengatakan pengantin wanita itu adalah Amirah istrinya yang terpaksa sendirian saat duduk di pelaminan.

Baca juga: Sudah Sah Suami Istri, Pasangan Ini Tetap Tak Berani Sentuhan Sampai Gemetaran

Resepsi pernikahan tersebut sengaja disatukan bersama acara adiknya, Muhammad Azzam, yang menikah dengan istrinya Haika Akma.

2 dari 8 halaman

Resepsi Pernikahan Terpaksa Ditunda

Bercerita kembali tentang kejadian itu, Azim sama sekali tidak menyangka apa yang direncanakan bersama istrinya tidak menjadi kenyataan.

Sebelumnya, Azim tidak bisa pulang ke Kota Bharu karena izin cuti yang sudah diajukan ke majikan mendapat penolakan.

Baca juga: Rumit! Suami Kawin Lari dengan Pacar, Dibantu Istri Kabur dari Kejaran Polisi

 

Azim mengatakan dia sudah menjalani akad nikah dengan Amirah pada 25 Juni 2020 lalu d Kota Bharu, Kelantan.

Sebelumnya sudah mengajukan izin cuti sejak awal bulan.© Video Instagram

Untuk acara resepsi pernikahannya memang ditunda karena ada aturan tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca juga: Sempat Kelimpungan, Pasangan Ini Temukan Tempat Tak Terduga untuk Resepsi Nikah

" Kami akad nikah pada 25 Juni 2020. Setelah dua hari di Kota Bharu, kami kembali ke Selangor untuk urusan kerja.

" Saya bekerja di bagian logistik di sebuah perusahaan di Selangor. Dua bulan setelah itu istri saya hamil," katanya.

3 dari 8 halaman

Hidup Berjauhan dengan Istri

Saat hamil, Amirah divonis menderita komplikasi diabetes. Atas saran dokter, Amirah diminta pulang ke Kota Bharu dan dijaga oleh keluarga.

Amirah mengandung tiga bulan saat resepsi pernikahan.© Video Instagram

Baca juga: Lupa Sudah Menikah, Reaksi Pria Ini Lihat Istri di Kamar Bikin Ngakak

Walaupun berat hati untuk tinggal berjauhan, Azim dan istrinya terpaksa melalui ujian ini dengan tabah.

Tak lama setelah itu, keluarga merencanakan resepsi pernikahan yang akan digelar pada November 2020. Ketika itu kandungan Amirah sudah memasuki tiga bulan.

" Kami terpaksa menunda resepsi pernikahan ke November karena waktu itu pandemi. Rencananya, resepsi pernikahan kami disatukan dengan adik saya," katanya.

4 dari 8 halaman

Sangat Sedih dan Kecewa Tak Mendapat Cuti

Azim mengaku dia sebenarnya sudah meminta cuti sebulan lebih awal untuk pulang ke Kelantan tetapi tidak diizinkan.

Sudah berkali-kali dia tanya tentang cuti tersebut, tapi sang majikan cuma bilang semua tergantung situasinya.

Azim sedih dan kecewa karena permintaan cutinya ditolak.© Video Instagram

Baca juga: Viral, Lamar Kekasih Maharnya Rp500 Juta, Sebidang Tanah, dan 1 Set Perhiasan

" Tidak lama setelah itu, PPKM dikeluarkan di Selangor tiga hari sebelum acara berlangsung. Keluarga kedua belah pihak memahami situasi saya.

" Setelah mencapai kata sepakat, resepsi pernikahan tersebut tetap diteruskan. Tetapi ketika itu, hanya Tuhan saja yang tahu betapa sedih dan kecewanya perasaan saya," katanya.

5 dari 8 halaman

Berhenti Kerja untuk Temani Istri

Azim terpaksa menguatkan diri karena dia masih memikirkan emosi istrinya. Dia berusaha memastikan kandungan istrinya tidak terpengaruh dengan apa yang terjadi.

Baca juga: Viral Video Mempelai Wanita Tak Mau Disentuh Pengantin Pria, Tak Berhenti Nangis

" Setelah kandungan istri berusia enam bulan, saya ambil keputusan untuk berhenti kerja dan pulang ke Kota Bharu untuk menemaninya. Istri perlu ke klinik setiap hari untuk melakukan pemeriksaan karena penyakitnya agak bahaya," imbuhnya.

Karena komplikasi penyakit yang diderita, istrinya terpaksa melahirkan anak pertama saat kandungan masih berusia tujuh bulan.

6 dari 8 halaman

Tak Bisa Temani Istri dan Melihat Anak

Anak pertama Azim dan Amirah juga harus 'menginap' di rumah sakit hingga umurnya mencapai satu bulan. Waktu itu istrinya juga mengalami infeksi kuman dalam darah dan perlu dirawat di rumah sakit.

" Sedih tak terkira, saya tidak bisa temani istri dan tidak dapat melihat anak kami karena harus mematuhi protokol kesehatan rumah sakit.

" Setiap hari saya dan keluarga hanya mampu beri kata-kata semangat kepada istri melalui video call saja. Tapi sekarang anak saya, Ahmad Ayden, sudah menginjak usia empat bulan dan semakin sehat," kata Azim.

7 dari 8 halaman

'Hargailah Pengorbanan Istri dan Ibu Kalian'

Pengalaman yang dilalui Azim dan istrinya menjadikan pemuda itu amat menghargai momen mereka bersama. Terlebih lagi mereka sudah dikaruniai seorang anak.

Kini, Azim menetap di Kelantan dan menjalankan usaha kue bersama Amirah, istrinya.

“ Setelah apa yang berlaku, saya belajar satu perkara, saya amat hargai pengorbanan istri dan ibu yang melahirkan anak.

“ Jadi bagi kaum lelaki di luar sana, hargailah pengorbanan istri dan ibu kalian,” ujar Azim menutup kisahnya.

Sumber: mStar

8 dari 8 halaman
Beri Komentar