Doa Sesudah Sholat Fardhu Berjamaah Beserta Keutamaannya Bagi Kehidupan

Reporter : Reni Novita Sari
Kamis, 17 Desember 2020 09:15
Doa Sesudah Sholat Fardhu Berjamaah Beserta Keutamaannya Bagi Kehidupan
Berikut doa sesudah sholat fardhu berjamaah

Dream - Umat Islam memiliki kewajiban untuk melaksanakan sholat 5 kali dalam sehari. Ibadah sholat fardhu dilakukan setiap hari mulai dari pagi hari sampai malam hari pada waktu-waktu tertentu sesuai dengan jadwal sholat yang sudah ditentukan. Yakni terdiri dari subuh, dzuhur, asar, magrib dan isya.

Dalam banyak penjelasan sholat merupakan bentuk komunikasi antara hamba dengan penciptanya, yakni Alllah SWT. Namun esensinya sholat bukan hanya sebuah ritual saja, sholat juga mendatangkan pahala yang dapat dinikmati besok di akhirat. Sholat dianjurkan dilakukan secara berjamaah karena pahalanya akan berlipat ganda.

Setelah mengerjakan sholat wajib berjamaah umat muslim ditekankan untuk membaca doa atau dzikir agar senantiasa mendapat perlindungan dan pertolongan dari Allah.

Bacaan doa sesudah sholat wajib pun bermacam – macam. Anda dapat memilih lafal bacaan doa yang pendek maupun yang panjang. Berikut dzikir sesudah sholat fardhu berjamaah yang wajib Anda ketahui.

1 dari 2 halaman

Dzikir Sesudah Sholat Fardhu Berjamaah

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

1. Membaca Istighfar 3 x

" ASTAGHFIRULLAH HAL'ADZIM, ALADZI LAAILAHA ILLAHUWAL KHAYYUL QOYYUUMU WA ATUUBU ILAIIH"

Artinya : “ Saya mohon ampun kepada allahyang maha besar, tidak ada tuhan melainkan dia, yang maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluknya, dan saya bertobat kepadanya.” Memohon Ampun dan Pujian Bagi Allah SWT

" LAA ILAHA ILLALLAH WAKHDAHU LAA SYARIKA LAHU, LAHUL MULKU WALAHUL KHAMDU YUKHYIIY WAYUMIITU WAHUWA 'ALAA KULLI SYAI'INNQODIIR"

Artinya : Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (HR. Bukhari, Muslim).

2. Memohon Perlindungan dari Siksa Neraka

" ALLAHUMMA AJIRNI MINAN-NAAR" 3 x

3. Doa Memuji Allah SWT

" ALLAHUMMA ANGTASSALAM, WAMINGKASSALAM, WA ILAYKA YA'UUDUSSALAM FAKHAYYINA RABBANAA BISSALAAM WA-ADKHILNALJANNATA DAROSSALAAM TABAROKTA RABBANAA WATA'ALAYTA YAA DZALJALAALI WAL IKRAAM"

Artinya : Ya Allah Engkau-lah as salam, dan keselamatan hanya dari-Mu, Maha Suci Engkau wahai Dzat yang memiliki semua keagungan dan kemulian. (HR. Muslim).

4. Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir

Membaca Kalimat Tasbih 33 kali

" SUBHANALLAH" 33x

Membaca Tahmid 33 kali

" ALHAMDULILLAH" 33x

Membaca Takbir 33 kali

" ALLAHU AKBAR”

Membaca Tahlil 33 kali

" LAILAHA ILLALLAH"

5. Membaca Surat Al Ikhlas

QUL HUWALLAAHU AHAD. ALLAAHUSSHAMAD. LAM YALID WALAM YUULAD. WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD.

Artinya: “ Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

6. Membaca Surat Al-Falaq

QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ. MIN SYARRI MAA KHALAQ. WAMIN SYARRI GHAASIQIN IDZAA WAQABA. WAMIN SYARRIN NAFFAATSAATI FII AL’UQADI. WAMIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASADA.

Artinya: “ Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai waktu subuh, dari kejahatan apa-apa (mahluk) yang diciptakan-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia dengki”

7. Membaca Surat An-Naas

QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS. MALIKIN NAAS. ILAAHIN NAAS. MIN SYARRIL WASWAASIL KHANNAAS. ALLADZII YUWASWISU FII SHUDUURIN NAAS. MINAL JINNATI WANNAAS.

Artinya: “ Aku berlindung kepada Robb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.

8. Membaca Ayat Kursi

ALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA HUU, AL HAYYUL QOYYUM, LA TA’KHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDH. MAN DJALLADJII YASYFA’U ’INDAHUU ILLA BI IDJNIH. YA’LAMU MAA BAYNA AYDIIHIM WA MAA KHOLFAHUM. WA LAA YUHIITHUUNA BI SYAY-IM MIN ’ILMIHII ILLA BI MAA SYAA-A. WASI’A KURSIIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDH. WALAA YA-UUDUHUU HIFZHUHUMAA. WA HUWAL’ALIIYUL ’AZHIIM.

Artinya: ”Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Al-Baqarah: 255)

9. Membaca Doa Amalan di Terima

Doa sesudah sholat fardhu selanjutnya yaitu dengan membaca doa seperti yang diriwayatkan dari Ummu Salamah Hindun binti Abi Umayyah radhiallahu’anha, ia berkata: “ Biasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika shalat subuh, ketika setelah salam beliau membaca doa: 

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN, WA RIZQON THOYYIBAN, WA ‘AMALAN MUTAQOBBALAN.

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima). (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

10. Membaca Doa Rajin Beribadah

Doa sesudah sholat fardhu yang terakhir adalah dengan membaca doa seperti yang sudah diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal radhiallahu’anhu, ia berkata: “ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menarik tanganku sambil berkata: wahai Mu’adz, Demi Allah aku mencintaimu sungguh aku mencintaimu. Aku wasiatkan engkau wahai Muadz, hendaknya jangan engkau tinggalkan di setiap akhir shalat untuk berdoa: 

ALLAHUMMA A’INNI ‘ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBAADATIKA.

Artinya : Ya Allah, tolonglah aku agar bisa berdzikir kepada-Mu, dan bersyukur kepada-Mu, serta beribadah kepada-Mu dengan baik). (HR. Abu Daud, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

2 dari 2 halaman

Keutamaan Doa Setelah Sholat

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

Doa kepada Allah mempunyai keutamaan bagi para hamba yang berdoa padaNya, termasuk membaca dzikir sesudah sholat wajib seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Berikut adalah diantara keutamaan membaca do’a sesudah sholat fardhu.

1. Allah memuliakan doa kita

Doa sangat dimuliakan oleh Allah lebih dari apapun. Seperti Sabda Nabi Muhammad SAW berikut ini,

Tidak ada sesuatu yang lebih dimuliakan Allah Ta’ala daripada doa. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

2. Doa kita akan dikabulkanNya

Allah SWT sudah menjelaskan dalam Al-qur’an bahwa, Dia akan mengabulkan doa bagi mereka yang mau berdoa kepada Alloh. Hal ini ada dalam Al-qur’an yaitu:

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu. (QS. Al Baqarah: 186)

3. Merupakan perintah dari Allah SWT

Perintah untuk berdoa kepada Alloh juga sudah tercantum dalam al-qur’an. Di dalam al-qur’an disebutkan tentang perintah berdoa dan berjanji akan mengabulkan permintaan bagi mereka yang mau berdoa.

Dan Tuhanmu berfirman: “ Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masukkan neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al Mu’min: 60)

4. Dengan doa bisa merubah qadha’ Alloh SWT

Dengan kita memanjatkan doa maka Alloh akan merubah takdir atau qodho’ sebelumnya, ini berdasarkan sabda Rosululloh SAW:

5. Doa merupakan bentuk ibadah kita kepada ALLAH SWT

Dengan berdo’a berarti kita juga memohon sesuatu kepada Alloh SWT, namun demikian ini dikategorikan sebagai ibadah. Selain mendapatkan apa yang kita minta, kita juga mendapat pahala. Sabda Nabi Muhammad SA adalah:

6. Doa itu adalah ibadah

(HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam kitab Tazkiyatun Nafs menerangkan tentang surat Al Baqarah ayat 186 yang berkaitan dengan doa. Yaitu tentang pemberian Alloh dari yang kita mohon dalam doa kepadaNya, selanjutnya tentang paha yang diberikan oleh Allah atas doa ketika seorang hamba beribadah padaNya.

Tidak ada yang bisa menolak qadha kecuali doa dan tidak ada yang bisa menambah umur kecuali perbuatan baik. (HR. Tirmidzi)

 

Beri Komentar