Gerhana Matahari Cincin Sudah Mulai Berlangsung, Ini Tata Cara Sholat Kusuf

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 26 Desember 2019 11:01
Gerhana Matahari Cincin Sudah Mulai Berlangsung, Ini Tata Cara Sholat Kusuf
Fenomena alam ini termasuk langka terjadi.

Dream - Gerhana matahari cincin dan spasial kembali menghiasi langit Indonesia. Gerhana ini dapat dilihat dari sejumlah daerah pada Kamis, 26 Desember 2019. Tahap awal terjadinya gerhana di beberapa kota di tanah air sudah dimulai beberapa menit lalu.

Di Siak, sebagai lokasi terbaik melihat gerhana matahari cincin, fenomena alam ini akan mencapai puncaknya sekitar pukul 12.17 WIB. Tahapannya diperkirakan berlangsung kurang dari 2 jam dan akan berakhir pada pukul 14.00 WIB.

Dalam Islam, terdapat anjuran untuk melaksanakan sholat gerhana matahari atau dikenal dengan nama Sholat Sunah Kusuf. Ada pula sholat gerhana bulan yang disebut Sholat Sunah Khusuf.

Dikutip dari Bincang Syariah, Sholat Sunah Gerhana dilakukan dalam dua rakaat secara berjemaah. Gerakannya sebagian besar sama dengan sholat pada umumnya.

Tetapi, pada Sholat Gerhana, gerakan rukuk dilakukan sebanyak dua kali setiap rakaat. Selebihnya tidak jauh berbeda dengan sholat lainnya.

Sholat ini dilakukan seiring dengan mulai terjadinya gerhana tersebut. Sholat diakhiri ketika matahari sudah menunjukkan keadaan normal.

1 dari 4 halaman

Tata Cara Sholat dan Khotbah Gerhana

Sedangan tata caranya sebagai berikut.

1. Niat Sholat Sunah Kusuf
2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca Surat Al Fatihah
5. Membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an
6. Rukuk pertama
7. Berdiri
8. Membaca Surat Al Fatihah
9. Membaca Surat Al Zalzalah
10. Rukuk kedua
11. I'tidal
12. Sujud pertama
13. Duduk di antara dua sujud
14. Sujud kedua
15. Rakaat kedua dengan urutan sama dengan rakaat pertama
16. Takhiyat Akhir
17. Salam
18. Khotbah Sholat Gerhana.

Sedangkan tata cara khotbahnya demikian

1. Khotbah dijalankan sebanyak dua kali dengan diselingi duduk sebentar
2. Materi khotbah lebih diarahkan pada anjuran tobat, sedekah dan melakukan perbuatan baik lainnya.

2 dari 4 halaman

Gerhana Matahari Cincin Muncul Siang Ini, Cek Lokasi dan Jamnya

Dream - Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan menyambangi sejumlah daerah di Indonesia, hari ini, Kamis, 26 Desember 2019. Fenomena tersebut terjadi karena hampir semua piringan tengah matahari terhalang oleh piringan bulan.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana matahari cincin akan melintasi tujuh provinsi di Indonesia. Rata-rata, puncak GMC di tujuh provinsi itu akan terjadi pada siang hari.

BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melihat GMC secara langsung. Gunakan kacamata yang memiliki filter khusus untuk melihat gerhana.

Masyarakat yang ingin melihat gerhana matahari cincin disarankan untuk tidak menggunakan kaca mata hitam biasa, kaca film atau apapun yang tidak mengandung filter matahari. Paparan langsung sinar matahari GMC akan menimbulkan masalah pada mata.

Berikut adalah wilayah yang akan dilintasi gerhana matahari cincin hari ini:

1. Aceh (Sinabang 11.55 WIB, Singkil 12.00 WIB)
2. Sumatera Utara (Sibolga, Pandan, Tarutung 12.04 WIB; Padang Sidempuan, Sipirok 12.06 WIB; Gunung Tua 12.07 WIB, Sibuhuan 12.08 WIB)
3. Riau (Pasir Pengaraian 12.10 WIB, Dumai 12.14 WIB, Bengkali dan Siak Sri Indrapura 12.16 WIB; Selat Panjang 12.19 WIB)
4. Kepulauan Riau (Tanjung Pinang 12.26 WIB, Tanjung Balai Karimun 12.21 WIB, Batam 12.24 WIB, Bandar Seri Bentan 12.26 WIB)
5. Kalimantan Barat (Mempawah dan Singkawang 12.42 WIB, Sambas 12.43 WIB, Bengkayang 12.42 WIB, Putussibau 12.55 WIB)
6. Kalimantan Timur (Tanjungredep 13.10 WIB)
7. Kalimantan Utara (Tanjungselor 13.10 WIB)

3 dari 4 halaman

25 Kota Akan Dilewati Gerhana Matahari Cincin Pada 26 Desember 2019

Dream - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gerhana matahari cincin akan terjadi pada 26 Desember 2019. Sebanyak 25 pusat kota di tujuh provinsi di Tanah Air akan dilewati gerhana matahari cincin tersebut.

" Di Indonesia jalur cincin gerhana ini akan melewati 25 pusat kota dan kabupaten di 7 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur," kata BMKG, melalui Twitter resminya, @infoBMKG, Jumat, 13 Desember 2019.

Ilustrasi gerhana matahari cincin© Istimewa

Gerhana paling awal, kata BMKG, akan terlihat di Sabang, Aceh pada pukul 10.03.11,9 WIB. Adapun kota terakhir yang merasakan gerhana matahari cincin ini yaitu Merauke, Papua, yaitu pukul, 14.37.10,4 WIT.

" Saat puncak gerhana paling awal adalah kota Sabang, yang terjadi pada pukul 11.49.32,9 WIB. Adapun kota yang akan mengalami waktu puncak paling akhir adalah Jayapura, yaitu pukul 15.51.19,7 WIT," ujar BMKG.

4 dari 4 halaman

Muncul di Kota yang Sama Pada 14 Oktober 2042

Meskipun peristiwa gerhana matahari cincin di suatu lokasi dapat diprediksi dengan baik, peristiwa tersebut tidak berulang di lokasi tersebut dengan siklus tertentu.

Gerhana matahari cincin dapat lagi dirasakan masyarakat Indonesia pada 14 Oktober 2042.

Selain Indonesia, BMKG juga menyebut sejumlah negara yang kemungkinan dapat menyaksikan fenomena ini. Beberapa diantaranya, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, dan India, serta wilayah di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Gerhana matahari cincin terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi berada pada titik yang segaris. Pada saat itu piringan bulan yang teramati dari bumi tampak lebih kecil daripada piringan matahari.

Beri Komentar