Isra Miraj, Sarana Pertemuan Rasulullah dengan Para Nabi Terdahulu

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 2 April 2019 12:00
Isra Miraj, Sarana Pertemuan Rasulullah dengan Para Nabi Terdahulu
Isra Miraj menjadi ajang silaturahmi Rasulullah.

Dream - Rasulullah Muhammad SAW biasa mengisi waktu usai Isya dengan tidur lebih awal agar bisa bangun pada sepertiga malam terakhir untuk sholat.

Tetapi, malam 27 Rajab itu tidak seperti biasanya. Malaikat Jibril datang mengunjungi Rasulullah yang tengah berbaring.

Ketika membuka mata, Rasulullah mendapati Jibril sudah ada di sampingnya. Kemudian, Jibril mengajak Rasulullah keluar rumah dan bepergian, melaksanakan Isra Miraj.

Begitu keluar rumah, Buraq sudah siap. Rasulullah lalu menaiki Buraq bersama Jibril dan Mikhail, untuk kemudian dalam sekejap melesat menuju Masjidil Aqsa.

Sebelum tiba, Jibril sempat mengajak Rasulullah sholat di beberapa tempat seperti Tayyibah (Madinah Al Munawwarah), Madyan (tempat berteduhnya Nabi Musa AS saat dikejar Firaun), Thursina (tempat Nabi Musa menerima wahyu Allah) dan Betlehem atau Bait Al Lahm (tempat lahirnya Nabi Isa).

1 dari 1 halaman

Tiba di Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsa

Setelah sholat, Rasulullah melanjutkan perjalanan menuju Baitul Maqdis. Setiba di sana, Rasulullah disambut oleh Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan para nabi lainnya.

Allah telah mempersiapkan mereka agar bertemu dengan Rasulullah. Setelah itu, mereka sholat berjemaah dengan Rasulullah sebagai imam.

Rasulullah sangat ingat rupa para nabi itu. Sehingga Rasulullah begitu jelas bercerita pengalaman Isra Mirajnya kepada para sahabat.

Tidak hanya di Masjidil Aqsa, Rasulullah juga bertemu dengan beberapa nabi ketika naik dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha.

Misalnya dengan Nabi Adam di langit pertama, Nabi Isa di langit kedua, Nabi Yusuf di langit ketiga, Nabi Idris di langit keempat, Nabi Harun di langit kelima, Nabi Musa di langit keenam. Ketika berada di langit ketujuh, Rasulullah bertemu dengan Nabi Ibrahim yang perawakannya sangat mirip dengannya.

Dari para nabi, Rasulullah mendapatkan banyak sekali pesan yang sangat berguna untuk penyebaran Islam. Selain itu, peristiwa itu menjadi bukti mengenai risalah kenabian yang diturunkan kepada Rasulullah SAW.

Sumber: Islami.co

Beri Komentar