Kesabaran yang Indah

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 21 Januari 2019 13:02
Kesabaran yang Indah
Sabar itu tidak ada batasnya.

Dream - Tidak ada orang di dunia ini yang ingin merasakan kegagalan, siapa pun mereka. Tidak ada juga orang di dunia ini ingin merasakan sakit, termasuk saya dan Sahabat Dream.

Tidak ada juga orang yang ingin mengalami kesulitan dan kesempitan dalam masalah rezeki, masalah pasangan hidup, pekerjaan yang berat, dan sebagainya.

Semua menginginkan kemudahan. Akan tetapi sudah menjadi ketetapan Allah SWT bahwa setiap manusia tidak bisa mendapatkan segala yang diinginkannya, bahwa setiap manusia akan selalu diuji di dalam hidupnya.

Karenanya, wahai saudaraku, yang jadi masalah bukanlah musibah apa yang menimpa kita. Atau kapan dan di mana kita akan mendapatkan ujian. Akan tetapi yang jadi masalah apakah kita bisa bersabar dan tetap istiqamah dalam menerima dan menjalani musibah ataupun ujian yang Allah SWT berikan.

Setiap Manusia Akan Diuji

 shutterstock

Setiap manusia akan Allah SWT uji dengan berbagai hal yang tidak mereka sukai. Di antaranya adalah berbagai cobaan berbentuk rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta, kehilangan jiwa dan juga makanan. Ini adalah sunnatullah dan ini telah Allah SWT janjikan dalam al-Qur’an, dalam firman-Nya:

“ Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” [QS al-Baqarah ayat 155]

Sekilas terlihat berat dan tidak menyenangkan, akan tetapi inilah salah satu bentuk ujian dari Allah. Ujian untuk menilai apakah kita bisa bersabar dan bersyukur dalam melaluinya. Yang dari hasil menjalani ujian itu kita bisa mendapatkan predikat sebagai seseorang yang pantas masuk syurga di akhirat kelak, ataukah tidak. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “ Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allahitu amat dekat. [al-Baqarah ayat 214]

Maka seorang muslim yang telah mengetahui hakikat kehidupan dunia dan hakikat cobaan dan ujian, tidak boleh bersikap sama seperti mereka yang belum mengetahui hakikat keduanya. Seorang muslim yang tahu tentang hakikat keduanya dan ingin untuk mendapatkan syurga-Nya harus terus bersabar dalam menjalani setiap ujian dan cobaan kehidupan.

Buah Kesabaran

 shutterstock

Setelah kita mengetahui tentang wajibnya bersabar, maka yakinlah dalam menjalankannya terdapat hikmah yang besar.

Di antara hikmah tersebut adalah orang yang sabar dalam menerima musibah atau ujian, akan Allah SWT jadikan setiap rasa sakit dan kesulitan yang menimpanya sebagai penebus dosa dan kesalahan yang dia lakukan. Sebagaimana dalam sebuah hadits yang disebutkan Rasulullah SAW:

“ Tidaklah menimpa seorang Muslim dari keletihan atau penyakit, kecemasan, kesedihan, penderitaan, tidak pula duka cita, sampai pada duri yang menusuknya, kecuali Allah meleburkan dengannya dari dosa-dosanya.” (HR. al-Bukhari: 5641 – 5642; Muslim: 2573).

Yang tidak kalah pentingnya adalah mereka yang bersabar akan mendapat pahala yang tidak terbatas, yang teramat luas, mendapat surga yang tidak terbayangkan indahnya. Sebagaimana firman-Nya:

“ Katakanlah, ‘Hai hamba-hambaKu yang beriman, bertakwalah kepada Rabbmu.’Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas.” [QS Az-Zumar ayat 10]

Maka setelah ini, saat tertimpa musibah atau ujian lainnya, bersabarlah dan bayangkanlah diri kamu kelak dengan sebab kesabaran yang indah tersebut akan memasuki surga-Nya diiringi ucapan dari para malaikat:

“ (Sambil mengucapkan), ‘Salamun ‘alaikum bima shabartum.’ (keselamatan bagi kalian dengan sebab kesabaran kalian). Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (Ar-Ra’d: 23 – 24]

Semoga Allah SWT mudahkan kita menjalani hidup dengan kesabaran yg indah. Perdalam tafsir ayat suci lainnya dengan mengunjungi situs tafsirweb.com.

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya