10 Keutamaan Sholat Tepat Waktu, Dosa di Ampuni Layaknya Daun yang Berguguran

Reporter : Ulyaeni Maulida
Kamis, 17 Desember 2020 09:00
10 Keutamaan Sholat Tepat Waktu, Dosa di Ampuni Layaknya Daun yang Berguguran
Apa saja keutamaan melaksanakan sholat tepat waktu?

Dream – Banyak orang mengabaikan sholat tepat waktu. Padahal keutamaan dan manfaat sholat tepat waktu sangat banyak. Keutamaan yang diberikan oleh Allah bagi hamba-Nya yang melaksanakan sholat saat adzan dikumandangkan begitu besar.

Allah SWT berfirman, “ Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Manusia diciptakan untuk senantiasa beribadah kepada Allah. Dengan berlomba-lomba menuju kebaikan. Allah pun menjanjikan tempat yang terbaik bagi hamba-Nya yang senantiasa berbuat baik bagi sesama dan rajin beribadah setiap hari.

Namun, dalam memenuhi kewajiban seperti sholat haruslah dilakukan dengan ikhlas dan sesegera mungkin agar mendapatkan keutamaan. Berikut adalah keutamaan sholat tepat waktu yang harus diketahui agar senantiasa mendapatkan manfaatnya.

1 dari 5 halaman

1. Perbuatan yang di Cintai Allah SWT

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa, “ Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah sholat pada waktunya, berbakti kepada orang tua dan jihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Allah sangat menyukai hamba-Nya yang menyegerakan sholat. Sholat tepat waktu juga sebagai pertanda kecintaan kepada Allah SWT. Karena akan terus mengingat dan mengutamakan panggilan Allah SWT.

2 dari 5 halaman

2. Diampuni Dosa-Dosanya

Rasulullah SAW bersabda, “ Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan sholat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya” (HR. Ahmad). 

Betapa mulia keutamaan melakasanakan sholat tepat waktu. Betapa Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang senantiasa menyegerakan sholat. Salah satunya adalah dengan diampuninya dosa-dosa hamba-Nya layaknya daun yang berguguran.

3 dari 5 halaman

3. Mendapat Sembilan Kemuliaan

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Selain itu, mengerjakan sholat tepat pada waktunya juga akan mendapatkan 9 macam kemuliaan. Hal ini sesuai dengan hadist seperti berikut:

Utsman bin Affan berkata: “ Barang siapa selalu mengerjakan sholat lima waktu tepat pada waktu utamanya, maka Allah akan memuliakannya dengan sembilan macam kemuliaan, yaitu dicintai Allah, badannya selalu sehat, keberadaannya selalu dijaga malaikat, rumahnya diberkahi, wajahnya menampakkan jati diri orang shalih, hatinya dilunakkan oleh Allah, dipermudah saat akan menyeberang Shirath (jembatan di atas neraka) seperti kilat, dia akan diselamatkan Allah dari api neraka dan Allah Akan menempatkannya di surga kelak bertetangga dengan orang-orang yang tidak ada rasa takut bagi mereka dan tidak pula bersedih hati.”

4 dari 5 halaman

4. Mendapat Balasan Surga

Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Qatadah bin Rib’iy mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah SAW bersabda: “ Allah SWT berfirman: “ Sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu shalat lima waktu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktunya pasti Aku akan memasukkannya ke dalam surga, dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka dia tidak mendapatkan apa yang aku janjikan.”

Bagi orang-orang yang senantiasa sholat tepat waktu akan mendapatkan surga sebagai ganjarannya. Dan Allah SWT tidak pernah mengingkari janji-Nya. Untuk itu, sebagai seorang hamba sudah sepatutnya melaksanakan sholat tepat waktu.

5 dari 5 halaman

5. Mendapatkan Pahala yang Besar

Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa, “ Seandainya orang-orang mengetahui pahala adzan dan barisan sholat (shaf) pertama, lalu mereka tidak akan memperolehnya kecuali dengan ikut undian, niscaya mereka akan berundi. Dan seandainya mereka mengetahui pahala menyegerakan sholat pada awal waktu, niscaya mereka akan berlomba-lomba melaksanakannya. Dan seandainya mereka mengetahui pahala sholat Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan jalan merangkak.” (HR. Bukhari)

Dari hadits Rasulullah diatas diketahui bahwa betapa besar pahala yang didapatkan jika seorang hamba mengetahui keutamaan dari sholat tepat waktu. Bahkan dikatakan bahwa mereka tak akan segan untuk merangkak mendatanginya.

6. Hati Menjadi Tenang

Sholat merupakan penyejuk hati, penghibur dan penenang jiwa. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“ Dijadikan kesenanganku dari dunia berupa wanita dan minyak wangi. Dan dijadikanlah penyejuk hatiku dalam ibadah shalat.” (HR. An-Nasa’i no. 3391 dan Ahmad 3: 128, shahih)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

“ Wahai Bilal, berdirilah. Nyamankanlah kami dengan mendirikan shalat.” (HR. Abu Dawud no. 4985, shahih)

Shalat adalah dzikir, dan dengan berdzikir kepada Allah Ta’ala, hati pun menjadi tenang. Shalat adalah interaksi antara seorang hamba dengan Rabb-nya. Seorang hamba berdiri di hadapan Rabb-nya dengan ketundukan, perendahan diri, bertasbih dengan memuji-Nya, membaca firman Rabb-nya, mengagungkan Allah baik dengan perkataan dan perbuatan, memuji Allah Ta’ala dengan pujian yang memang layak ditujukan untuk diri-Nya, dia meminta kepada Allah Ta’ala berupa kebutuhan dunia dan akhirat.

7. Mencegah Perbuatan Keji Dan Mungkar

Jika seorang hamba mendirikan shalat sesuai dengan ketentuan dan petunjuk syariat, maka shalat tersebut akan mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

“ Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-‘Ankabuut [29]: 45)

Kemampuan shalat untuk mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar itu sangat tergantung kepada kualitas ibadah shalat yang dilakukan. Minimal, ketika sedang shalat itu sendiri seseorang berhenti dan tercegah dari perbuatan keji dan mungkar. Karena ketika sedang shalat, seseorang sedang melakukan ketaatan kepada Allah Ta’ala. Ada yang selesai shalat kemudian mencuri sandal di masjid, misalnya, karena memang kualitas shalatnya yang buruk sehingga tidak lama selesai shalat, dia kembali lagi melakukan kemungkaran.

Kualitas shalat yang bagus antara lain ditandai dengan hati yang kembali bertaubat kepada Allah Ta’ala, menghadirkan hatinya menghadap Allah Ta’ala, dan kuatnya keimanan di dalam hati. Jika seorang hamba terus-menerus dalam kondisi seperti itu, maka ketika dia memiliki keinginan melakukan kemungkaran, dia pun ingat dengan kondisi dirinya ketika menghadap Allah Ta’ala dalam shalatnya, sehingga pada akhirnya dia pun tercegah dari perbuatan kemungkaran tersebut.

Ilustrasi© Foto : Shutterstock

8. Penolong Manusia Terkait Urusan Agama dan Dunia

Allah Ta’ala berfirman,

“ Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (QS. Al-Baqarah [2]: 45)

Diriwayatkan dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

“ Dulu jika ada perkara yang menyusahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau mendirikan shalat.” (HR. Abu Dawud no. 1420, hadits hasan)

9. Amalan Utama

Dari Ibn Masud radliallahu anhu, bahwa seorang laki-laki pernah bertanya Nabi shallallahu alaihi wasallam, amalan apa yang paling utama? Nabi menjawab: " Shalat tepat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua, dan jihad fi sabilillah." (HR. Bukhari) [No. 7534 Fathul Bari] Shahih.

10. Cahaya di Hari Kiamat

Dari Abdullah bin Amru, dari Nabi SAW; bahwasanya suatu hari beliau pernah menyebutkan mengenai shalat seraya bersabda: " Barangsiapa yang menjaganya, ia akan mempunyai cahaya, bukti dan keselamatan kelak di hari kiamat. Dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka ia tidak mempunyai cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat dan ia akan tinggal bersama Qorun, Firaun, Haman dan Ubay bin Khalaf." (HR. Ahmad) [No. 6288]

 

(Sumber : Berbagai Sumber)

Beri Komentar