Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Jabal Magnet (http://www.worldfortravel.com/)
Dream - Salah satu tempat yang kerap dikujungi oleh jamaah haji maupun umrah dari Indonesia adalah Jabal Magnet atau Gunung Magnet. Tempat yang oleh warga setempat disebut dengan nama Manthiqa Baidha ini berjarak sekitar 60 kilometer dari Kota Madinah.
Jamaah haji ataupun umrah bisa ke lokasi ini secara rombongan. Mereka bisa membuktkan keunikan fenomena alam Jabal Magnet ini.
Daya dorong dan daya tarik magnet dari bukit yang terletak di sebelah kanan dan kiri jalan membuat kendaraan yang melaju dengan kecepatan 120 kilometer perjam perlahan-lahan akan turun hingga 5 kilometer perjam. Sehingga, gigi perseneling terpaksa diubah. Sebaliknya, jika meninggalkan kawasan ini, mobil tanpa diinjak gas pun, bisa melaju dengan kecepatan hingga 120 kilometer perjam.
Apa yang menyebabkan fenomena ini? Ada yang menjelaskan bahwa fenomena ini disebabkan oleh ilusi optik yang dihasilkan oleh lansekap gunung tersebut. Pepohonan dan lereng di kawasan tersebut menipu mata. Jadi, saat jalan terlihat menurun, sebenarnya jalan tersebut menanjak. Sebaliknya, saat jalan terlihat menanjak, sebenarnya itu adalah jalan menurun.
Posisi pohon dan lereng di daerah sekitar, atau garis cakrawala yang melengkung, dapat menipu mata sehingga apa yang seolah naik ke tanjakan ternyata sesungguhnya menuruni tanjakan dan sebaliknya.
Ada pula yang menerangkan secara geologi. Menurut ahli geologi setempat, Ma’rufin, secara geologis, fenomena Jabal Magnet ini bisa dijelaskan dengan logika. Menurut dia, Kota Madinah dan sekitarnya berdiri di atas Arabian Shield tua yang sudah berumur 700-an juta tahun.
Kawasan itu berupa endapan lava “alkali basaltik” (theolitic basalt) seluas 180.000 kilometer persegi yang berusia muda yang muncul 10 juta tahun silam dengan puncak intensitas 2 juta tahun silam. Lava yang bersifat basa itu muncul ke permukaan bumi dari kedalaman sekitar 40-an kilometer melalui zona rekahan sepanjang 600 kilometer yang dikenal sebagai “Makkah-Madinah-Nufud volcanic line”.
Bagaimana penjelasan selanjutnya dan sensasi berwisata ke Gunung Magnet? Baca ulasan dari Ikhram berikut ini.
Kirimkan kisah umrah dan haji Anda ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website/Facebook yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pelaksanaan Haji 2015 Tips Memilih Biro Umrah Agar Tak Tertipu Cara Mengantre di `Taman Surga` Menikah Sambil Umrah, Bagaimana Caranya? Umrah Hingga ke Spanyol, Apa Saja yang Dikunjungi? Hajar Aswad Semula Berwarna Putih Susu, Mengapa Jadi Hitam? Umroh Backpacker: Jalan-Jalan Murah Sambil Ibadah
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains