Para Istri, Berbahagialah Jika Suami Tiba-tiba 'Meminta'

Reporter : Puri Yuanita
Senin, 5 September 2016 18:42
Para Istri, Berbahagialah Jika Suami Tiba-tiba 'Meminta'
Tindakan suami ini menunjukkan kesetiaannya kepada Anda.

Dream - Tidak usah heran dan bingung jika suatu saat suami Anda tiba-tiba minta berjimak ketika sampai rumah sepulangnya dari kantor. Justru Anda harus berbahagia.

Selain karena rindu dengan Anda, suami bisa saja mengalami kondisi sebelumnya yang dapat merusak hubungan berumah tangga. Sehingga ia mengingat pesan Rasulullah SAW dan pulang menemui istrinya.

Mengapa para istri harus bersyukur suami meminta jatah, simak halaman berikutnya!

 

1 dari 4 halaman

Mengapa Harus Melayani?

" Jika salah seorang di antara kamu melihat wanita cantik dan hatinya menjadi cenderung kepada wanita itu, maka ia harus langsung pulang dan menemui istrinya dan mendatanginya di tempat tidur supaya ia terhindar dari pikiran yang kotor." (HR Muslim)

Tindakan suami ini menunjukkan kesetiaannya kepada Anda serta memelihara cinta kasihnya untuk Anda. Mereka masih menjaga agama dan kehormatan seksualnya. Rasa cintanya kepada Anda mencegah dia dari membiarkan pikirannya terkotori oleh fantasi yang bukan-bukan dengan wanita yang mungkin saja menggoda atau menarik perhatiannya di luar rumah.

Dan wajib bagi seorang istri untuk memenuhi ajakan suami tersebut, bagaimana pun kondisi mereka saat itu. Untuk itu, berhiaslah ketika jam-jam suami diperkirakan akan pulang kerja.

Ulasan selengkapnya baca di sini.    

 

2 dari 4 halaman

Larangan Rasul yang Sering Dilanggar Suami Saat Jimak

Dream - Sejatinya Islam telah mengatur tata cara berjimak (hubungan intim) antara pasangan suami istri. Namun ada beberapa hal yang seringkali terlupakan.

Seperti halnya larangan dari Rasulullah SAW ini. Padahal bila hal terus berlangsung, maka dapat menjadi penyebab kehancuran rumah tangga.

Salah satu tujuan pernikahan adalah untuk menjada pandangan dan kesucian diri. Sebab setelah menikah seseorang bisa memenuhi kebutuhan biologisnya dengan halal dan terhormat.

Namun sayangnya banyak umat Muslim yang asal menikah dan lebih banyak lagi yang asal-asalan ketika mendatangi istrinya. Padahal jima adalah salah satu ibadah unggulan yang disebut kenikmatan surga.

Dikarenakan minimnya ilmu dan kurangnya semangat untuk mempelajari hal-hal yang terkait jima', maka banyak orang yang justru melanggar apa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

 

3 dari 4 halaman

Tidak Terburu-buru

Dream - Salah satunya adalah tidak terburu-buru mengakhiri jimak. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-Haitsami dan Abu Ya'la dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“ Apabila salah seorang di antara kalian mendatangi (jimak dengan) istrinya, maka hendaknya berlaku jujur. Jika ia mengakhiri hubungan sebelum istri terpenuhi kebutuhannya, maka jangan terburu-buru mengakhiri sampai istri terpenuhi hajatnya.”

 

4 dari 4 halaman

Dapat Kenikmatan tapi Istrimu....

Dream - Kemudian Umar bin Abdul Aziz pun berkata, ”Janganlah kamu menjimak istrimu, kecuali dia (istrimu) telah mendapatkan syahwat seperti yang engkau dapatkan, supaya engkau tidak mendahului dia menyelesaikan jimaknya (maksudnya engkau mendapatkan kenikmatan sedangkan istrimu tidak).” (Al-Mugni lbni Qudamah 8/136, Darul Fikr, Beirut, cet. I, 1405 H, syamilah)

Inilah salah satu diantara panduan jimak yang sering diabaikan oleh para suami. Kebanyakan mereka hanya mendatangi istrinya di saat butuh dan kemudian segera menuntaskan tanpa memperhatikan kondisi istrinya.

Para lelaki ini ingin segera dilayani dan menuntaskan kebutuhannya, namun tidak memperhatikan istri dan pencapaian kebutuhan dalam hal ini.

Berdasarkan penelitian terakhir ada lebih dari 70% istri tidak tercukupi kebutuhan jimaknya. Sehingga... Ulasan selengkapnya klik di sini.  (Ism) 

Baca Juga: Masya Allah, Gadis Hafizah Tunanetra itu Diundang Berhaji 3 Fitnah Besar yang 'Mengepung' Kaum Muslim Saat Ini Terapi `Kubur` Pasien, Berani Coba? Ungkapan Sedih Ayah Melepas Putrinya Menikah... Perempuan Bekerja Boleh Saja, Asal...

Beri Komentar