Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Eberita.org)
Dream - Saat tiba dengan menggunakan ambulans Pemkab Lutim pukul 20.00 waktu setempat, jenazah Iqbal alias `Kolor Ijo` langsung membuat pihak Rumah Sakit Bhayangkara Makassar bermuka masam.
Jangankan menyentuh, melirik saja tak satu pun petugas rumah sakit yang berani. Jenazahnya pun akhirnya dibawa masuk oleh tiga orang petugas di situ.
Saat dimandikan, seorang petugas pengurus mayat berkata, tiga rekannya seolah enggan untuk menjalankan tugas. Bahkan ketika memandikan jenazah Iqbal, mereka menyemburkan air saja layaknya menyiram bunga di taman.
Si petugas juga menjelaskan, dia sempat menyentuh raut wajah dan dahi jenazah. Namun sesuatu mengejutkan ditemukan ketika ia mengafani jenazah Iqbal. Rupanya ia mendapati alat vital `Kolor Ijo` yang tidak disunat dan dalam kondisi menegang.
© Dream
Dream - Melihat hal itu, mereka berhenti sejenak dan saling berpandangan satu sama lain sambil beristighfar. Selepas selesai semuanya, jenazah diangkat untuk disholatkan.
Belasan lelaki yang hadir di mushola rumah sakit itu rata-rata terdiam. Mereka seolah enggan ikut menunaikan tahap akhir proses mengurus mayat seorang Muslim itu.
Jenazah Iqbal terpaksa disholatkan di rumah sakit, karena orang kampung di mana ia tinggal menolak jenazah si `Kolor Ijo` untuk dimakamkan di kampung itu.
Akhirnya, hanya petugas paling tua di ruangan itu yang berdiri menghadap kiblat, mengucap takbir, Allahu Akbar.
© Dream
Dream - Iqbal adalah tahanan yang ditembak mati atas 30 kejahatan pemerkosaan yang dia lakukan sepanjang tahun 2014, hingga pertengahan 2015 di daerah timur dan utara Luwu, Indonesia.
Dari 30 korban, yang seluruhnya wanita, sebanyak 24 cedera akibat kemaluannya ditusuk benda tajam. Dua hampir meninggal dan satu meninggal dengan cukup tragis.
Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malili, Lutim, M Khairul, yang menjatuhkan hukuman mati bagi warga Dusun Kampung Baru, Desa Sido Agung ini, mengistilahkan kejahatan Kolor Ijo dengan kalimat extraordinary crime (kejahatan luar biasa)
Iqbal ditembak selepas melarikan diri bersama beberapa narapidana lain dari sebuah penjara di Makassar, sekitar 2 minggu lalu.
Dia ditembak mati saat penggerebekan di Poso, Sulawesi Tengah. Kematian pemuda 32 tahun ini akhirnya menghilangkan ketakutan penduduk terutama para wanita yang trauma dengan tindakan kejam lelaki tersebut.
(Sumber: eberita.org)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS