Quran Surat Al Ikhlas dan Artinya, Lengkap Asbabun Nuzul Serta Keutamaannya

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 14 Januari 2021 10:56
Quran Surat Al Ikhlas dan Artinya, Lengkap Asbabun Nuzul Serta Keutamaannya
Keutamaan surat Al Ikhlas adalah surat ini merupakan suatu amalan yang sebanding dengan sepertiga bacaan Al Quran.

Dream – Surat Al Ikhlas dan artinya merupakan salah satu surat di dalam al Quran yang kerapkali dibaca oleh umat Muslim. Surat al Ikhlas sering dibaca ketika sholat, dzikir, wirid, maupun dalam pengajian.

Surat Al Ikhlas dan artinya termasuk surat pendek yang paling banyak dihafalkan. Sejak kecil, surat Al Ikhlas dan artinya ini sudah menjadi hafalan wajib bagi anak-anak di madrasah diniyah maupun Taman Pendidikan Al Quran.

Surat Al Ikhlas dan artinya hanya terdiri dari empat ayat, yang mana isinya adalah mengesakan Allah Swt.

Surat al Ikhlas dan artinya dianjurkan untuk dibaca pada saat tertentu seperti menjelang tidur, setelah sholat, berdzikir, dan masih banyak lagi waktu yang bagik untuk membaca surat Al Ikhlas. Sebab surat ini mengandung banyak keutamaan apabila diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut bacaan quran surat al ikhlas dan artinya lengkap asbabun nuzul serta keutamaannya.

1 dari 5 halaman

Surat Al Ikhlas dan Artinya

Berikut bacaan quran surat Al Ikhlas dan artinya:

Ilustrasi© dream.co.id

QUL HUWALLAAHU AHAD

Dialah Allah, Yang Maha Esa.

 

Ilustrasi© dream.co.id

ALLAAHUS-SHAMAD

Allah tempat bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

 

Ilustrasi© dream.co.id

LAM YALID WALAM YUULAD

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

 

Ilustrasi© dream.co.id

WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD

dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

2 dari 5 halaman

Asbabun Nuzul Surat Al Ikhlas

Surat Al Ikhlas dan artinya adalah surah ke-112 di dalam Al Quran berjumlah 4 ayat. Surah ini juga yang sering dibaca oleh umat islam baik dalam dzikir maupun dalam sholat. Surat yang terdiri dari empat ayat ini termasuk surat Makkiyah.

Surat Al Ikhlas dan artinya juga sangat dianjurkan untuk dibaca di momen-momen tertentu seperti akan tidur, setelah sholat Subuh, berzikir, dan masih banyak lagi. Mengapa dinamakan Surat Al Ikhlas padahal di dalamnya tidak ada kata al ikhlas? Karena Al Ikhlas adalah tauhid, beribadah hanya kepada-Nya. Selain itu surat ini berisi tentang pokok-pokok tauhid.

Surat yang diturunkan di Makkah setelah Surat Al Falaq dan Annas ini juga dinamakan Surat Qul huwallaahu ahad yang diambil dari ayat pertama.

Menurut Syaikh Wahbah Az Zuhaili, surat ini juga dinamakan pula dengan Surat at Tafrid, at Tajrid, at Tauhid, an Najah dan al Wilaayah. Dinamakan pula dengan Surat al Ma’rifah dan al Asas.

Ibnu Katsir mengutip riwayat Imam Ahmad dari Ubay bin Ka’ab mengenai asbabun nuzul Surat Al Ikhlas. Bahwa ada orang-orang musyrik yang berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “ Hai Muhammad, gambarkanlah kepada kami tentang Tuhanmu.” Maka Allah menurunkan surat Al Ikhlas.

Riwayat lain menyebutkan, ada orang yang Badui yang datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Ia bertanya, “ Gambarkanlah kepada kami tentang Tuhanmu.” Lantas turunlah surat ini (surat al Ikhlas).

 

3 dari 5 halaman

Keutamaan Surat Al Ikhlas

Surat Al Ikhlas dan artinya memiliki keutamaan yang luar biasa bagi umat muslim yang mau membacanya setiap hari. Sebab surat al Ikhlas ini memiliki banyak fadhilah, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Sebanding dengan Sepertiga Al Quran

Setelah mengetahui asbabun nuzul surat Al Ikhlas dan artinya, berikutnya akan dijelaskan mengenai keutamaan surat Al Ikhlas. Keutamaan surat Al Ikhlas yang pertama yaitu disebutkan bahwa surat ini merupakan suatu amalan yang sebanding dengan sepertiga bacaan Al Quran. Dalam Hadist Riwayat Abu Sa’id al Khudri Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

Sesungguhnya seseorang mendengar orang lain membaca surat Al Ikhlas dengan mengulang-ulangnya, maka tatkala pagi harinya, ia mendatangi Rasulullah dan menceritakan hal itu kepadanya, dan seolah-olah orang itu menganggap remeh surat itu, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “ Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sesungguhnya surat itu sebanding dengan sepertiga al Qur'an.”

2. Amalan Masuk Surga

Keutamaan mengamalkan surat Al Ikhlas dan artinya yaitu sebagai amalan yang dapat membawa umat muslim masuk surga. Hal ini pun telah disebutkan dalam Hadist Riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yang berkata:

“ Aku datang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau mendengar seseorang membaca surat Al Ikhlas. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ Telah wajib,” aku bertanya: “ Apa yang wajib?” Beliau bersabda, “ (Telah wajib baginya) surga.”

4 dari 5 halaman

3. Dapat Memberikan Perlindungan

Selain sebagai amalan masuk surga, keutamaan surat Al Ikhlas juga dapat memberikan perlindungan bagi siapa pun yang membacanya. Manfaat ini didapatkan saat seseorang membaca surat Al Ikhlas bersama dengan surat Al Falaq dan An Naas. Dalam Hadits Uqbah bin ‘Amir al Juhani Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :

“ Tatkala aku menuntun kendaraan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah peperangan, tiba-tiba beliau berkata: “ Wahai Uqbah, katakana,” aku pun mendengarkan, kemudian beliau berkata (lagi): “ Wahai Uqbah, katakana,” aku pun mendengarkan. Dan beliau mengatakannya sampai tiga kali, lalu aku bertanya: “ Apa yang aku katakan?” Beliau pun bersabda: “ Katakan Qul huwallahu ahad lalu beliau membacanya sampai selesai. Kemudian beliau membaca Qul A’udzu bi Rabbil Falaq, aku pun membacanya bersamanya hingga selesai. Kemudian beliau membaca Qul A’udzu bi Rabbin Naas aku pun membacanya bersamanya hingga selesai. Kemudian beliau bersabda: “ Tidak ada seorang pun yang berlindung (dari segala keburukan) seperti orang orang yang berlindung dengannya (tiga surat) tersebut”

4. Dibaca Sebelum Tidur

keutamaan dari mengamalkan surat Al Ikhlas dan artinya juga dapat dibaca saat sebelum tidur. Hal ini pun diamalkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap kali hendak tidur. Dalam Hadits A’isyah Radhiyallahu ‘anha, beliau berkata :

Sesungguhnya apabila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin merebahkan tubuhnya (tidur) di tempat tidurnya setiap malam, beliau mengumpulkan ke dua telapak tangannya, kemudian beliau sedikit meludah padanya sambil membaca surat “ Qul Huwallahu Ahad” dan “ Qul A’udzu bi Rabbin Naas” dan “ Qul A’udzu bi Rabbil Falaq,” kemudian (setelah itu) beliau mengusapkan ke dua telapak tangannya ke seluruh tubuhnya yang dapat beliau jangkau. Beliau memulainya dari kepalanya, wajahnya, dan bagian depan tubuhnya. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali.

5 dari 5 halaman

5. Diampuni Dosa-dosanya

Keutamaan mengamalkan surat Al Ikhlas dan artinya yang tidak kalah penting adalah mendapatkan ampunan dosa dari Allah SWT. Dalam Hadist Mihjan bin al Adru’ Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :

Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke dalam masjid, tiba-tiba (ada) seseorang yang telah selesai dari shalatnya, dan ia sedang bertasyahhud, lalu ia berkata: “ Ya Allah, sesungguhnya aku meminta (kepadaMu) bahwa sesungguhnya Engkau (adalah) Yang Maha Esa, Yang bergantung (kepadaMu) segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara denganNya, ampunilah dosa-dosaku, (karena) sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ Sungguh ia telah diampuni (dosa-dosanya),” beliau mengatakannya sebanyak tiga kali.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar