Kisah di Balik Foto Hijaber Cantik Bawa Ijazah ke Makam Ibunda

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 5 Desember 2017 08:15
Kisah di Balik Foto Hijaber Cantik Bawa Ijazah ke Makam Ibunda
Imas berusaha mewujudkan cita-cita ibundanya yang sudah tak ada.

Dream - Lulus sekolah tinggi atau universitas kerap menjadi harapan orangtua. Di momen wisuda, banyak wisudawan menghabiskan kebahagiaan dengan teman dan keluarga.

Salah satu yang merayakan momen bahagia itu yakni Imas Permata Sari. Alumnus Trisakti School of Management itu tak cuma `merayakan` wisudanya bersama teman-teman dan keluarga.

 

Andai mama masih ada, mungkin kah aku akan bahagia seperti mereka ? bisa dihadiri dengan orang tua yg masih lengkap ð��� Mah.. terpenuhilah sudah salah Satu janji ku kepada mu, disaat kau menyernyitkan dahi seraya menahan sakit mu, kau selalu bilang akan berusaha hadir di moment wisuda ku, berpakaian yang bagus seperti orang tua lain nya, tapi Allah berkehandak lain, Allah lebih sayang mama.. Maah.. maaf kan anak mu yg selalu meneteskan air mata saat teringat akan diri mu, bagaimana tidak, aku selalu teringat dengan kalimati ini "Dan Apabila tertutup mata ibu mu, maka hilanglah Satu keberkatan di sisi Allah SWT yaitu doa seorang ibu" Dibenak ku,ya Allah betapa sengsara nya anak piatu seperti ku, sudah ditinggal ibu ditambah lagi kehilangan berkat doa seorang ibu ..­ tapi aku yakin Allah tidak akan setega itu tehadap umat Nya. Percayalah..Mukjizat Allah itu nyata Maah, semoga anak mama perempuan satu2 ini semakin kuat,dewasa dan dapat sukses dunia Akhirat. Amiiinn YRA

A post shared by Imas Permata Sari (@imaspermatas) on

Tetapi, dia tak lupa mengunjungi makan ibundanya. Dengan mengenakan toga, Imas duduk di samping pusara ibundanya. Sambil menunjukkan ijazah yang diterima.

Di akun Instagram miliknya, @imaspermatas, dia menuliskan curahan hatinya.

Begini curhatan Imas...

1 dari 1 halaman

Begini curhatan Imas...

" Andai mama masih ada, mungkin kah aku akan bahagia seperti mereka? bisa dihadiri dengan orang tua yg masih lengkap."

" Mah.. terpenuhilah sudah salah satu janjiku kepadamu, disaat kau mengernyitkan dahi seraya menahan sakitmu, kau selalu bilang akan berusaha hadir di moment wisudaku, berpakaian yang bagus seperti orang tua lain nya, tapi Allah berkehandak lain, Allah lebih sayang mama.."

 Imas saat merayakan wisuda bersama kawan-kawannya

" Maah, maaf kan anakmu yang selalu meneteskan air mata saat teringat akan diri mu. Bagaimana tidak, aku selalu teringat dengan kalimat ini, 'Dan apabila tertutup mata ibu-mu, maka hilanglah satu keberkatan di sisi Allah SWT yaitu doa seorang ibu'."

" Dibenakku, ya Allah betapa sengsaranya anak piatu sepertiku, sudah ditinggal ibu ditambah lagi kehilangan berkat doa seorang ibu, tapi aku yakin Allah tidak akan setega itu terhadap umat-Nya. Percayalah, mukjizat Allah itu nyata."

" Maah, semoga anak mama perempuan satu-satunya ini semakin kuat dewasa dan dapat sukses dunia akhirat. Amiiinn Ya Rabbal Alamin," kata dia. (ism) 

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan