`Piramida` di Dasar Lautan Terlacak Google Earth

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 1 Juli 2016 13:13
`Piramida` di Dasar Lautan Terlacak Google Earth
'Piramida' itu diduga memiliki panjang 13,7 kilometer.

Dream - Manusia selalu merasa tertantang untuk mengeksplorasi dunia hingga ke dasar lautan. Tetapi, belakangan diketahui jika alien barangkali telah mengalahkan manusia dalam mengeksplorasi Bumi.

Fakta itu kini sedang menjadi perdebatan. Sebab, sejumlah peneliti bernama Martian menemukan benda berbentuk piramida di dasar lautan.

Dengan menggunakan Google Earth mereka menemukan bayangan yang memiliki panjang 13,6 kilometer. Beberapa diantara mereka meyakini jika bayangan benda itu merupakan pesawat Unidentified Flying Object (UFO) yang diparkir di dasar lautan.

Seorang peneliti di Argentina, Marcelo Igazusta menjadi orang pertama yang melihat obyek di bawah laut itu.

Menggunakan koordinat, 12 ° 8'1.49 lintang utara dan 119 ° 35'26.39' bujur barat, Igazusta mengklaim melihat titik bercahaya dari kegelapan di Samudera Pasifik, yang letaknya sebelah barat dari Meksiko.

Melihat temuan itu, menurut laman Daily Mail, pemburu jejak alien ternama Scott C Waring, membagikan temuan Igazusta kepada para pengikutnya.

" Piramid sempurna yang berukuran 13,6 kilo meter dari daratan," tulis Waring di blog pribadinya UFO Sightings Daily.

" Tetapi, ukuran itu bisa saja mencapai 17,7 kilometer," ucap dia menambahkan.

Struktur besar itu barangkali sulit dikenali di layar televisi. Tetapi, jika dilihat dengan saksama bentuk piramid akan tampak nyata.

Waring mengatakan, piramid itu berdekatan dengan peradaban kuno Suku Maya dan piramida Aztec di Mexico. Meskipun piramida kuno itu dibangun oleh manusia, kata Waring, hanya para alien yang menyelesaikan pembangunan itu. (Ism) 

Beri Komentar