Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 12:00

Reporter : Abidah

Waktu terbaik minum kopi bergantung pada tujuan seseorang, baik untuk meningkatkan energi, membantu pencernaan, maupun menjaga kualitas tidur.

DREAM.CO.ID - Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman. Secangkir kopi menjadi teman saat mengawali pekerjaan, menemani aktivitas pagi, atau menjadi penambah tenaga sebelum berolahraga. Namun, waktu minum kopi juga perlu diperhatikan. Minum kopi pada waktu yang tepat dapat membantu meningkatkan energi dan kewaspadaan, sementara konsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur justru dapat mengganggu kualitas istirahat.

Dilansir dari Verywell Health, waktu terbaik minum kopi bergantung pada tujuan seseorang, baik untuk meningkatkan energi, membantu pencernaan, maupun menjaga kualitas tidur.

Minum Kopi 60 Menit Sebelum Aktivitas Penting

Jika tujuan utama minum kopi adalah meningkatkan energi dan kewaspadaan, waktu yang dapat dipertimbangkan adalah sekitar 60 menit sebelum melakukan aktivitas penting.

Kopi mengandung kafein yang dikenal dapat membantu meningkatkan rasa waspada dan mengurangi rasa lelah. Karena itu, kopi dapat diminum sebelum mengerjakan proyek yang membutuhkan konsentrasi atau sekitar satu jam sebelum berolahraga.

Kafein juga banyak digunakan untuk membantu meningkatkan performa saat melakukan aktivitas fisik. Namun, efeknya dapat berbeda pada setiap orang. Mereka yang lebih sensitif terhadap kafein mungkin merasakan efek yang lebih kuat atau lebih lama.

2 dari 4 halaman

Setelah Sarapan untuk Membantu Pencernaan

Jika kopi biasanya membuat seseorang ingin buang air besar, efek tersebut bukanlah sesuatu yang aneh. Kafein dapat merangsang pergerakan usus sehingga pada sebagian orang keinginan buang air besar dapat muncul dalam hitungan menit hingga sekitar satu jam setelah minum kopi.

Karena itu, waktu yang dapat dipertimbangkan untuk minum kopi bagi tujuan pencernaan adalah setelah sarapan. Selain membantu merangsang proses pencernaan setelah makan, waktu tersebut juga mengurangi kemungkinan konsumsi kopi terlalu dekat dengan waktu tidur.

Meski demikian, kopi sebaiknya tidak dijadikan sebagai cara utama untuk menjaga keteraturan buang air besar. Pada sebagian orang, efek stimulasi kopi terhadap usus justru dapat memperburuk gejala diare.

3 dari 4 halaman

Waktu Terbaik untuk Menjaga Kualitas Tidur adalah Pagi Hari

Jika Anda memiliki masalah tidur, waktu konsumsi kopi perlu mendapat perhatian lebih besar. Kafein dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh sehingga minum kopi pada sore atau malam hari berpotensi mengganggu tidur.

Verywell Health menyarankan untuk menghentikan konsumsi kafein setidaknya delapan jam sebelum tidur. Misalnya, jika Anda biasa tidur pukul 22.00, konsumsi kopi sebaiknya dihentikan paling lambat sekitar pukul 14.00.

Namun, orang yang sensitif terhadap kafein atau memang mengalami kesulitan tidur mungkin perlu menghentikannya lebih awal.

Kebiasaan minum kopi terlalu sore juga dapat menciptakan lingkaran yang kurang baik. Seseorang yang kurang tidur mungkin mengandalkan kopi untuk mengatasi rasa mengantuk pada siang hari. Ketika efek kafein berkurang, rasa lelah kembali muncul. Kopi kemudian kembali dikonsumsi dan akhirnya membuat tidur malam berikutnya semakin terganggu.

4 dari 4 halaman

Berapa Banyak Kopi yang Sebaiknya Diminum?

Selain waktu, jumlah kopi juga perlu diperhatikan. Bahan dari Verywell Health menyebut batas konsumsi kafein hingga 400 miligram per hari untuk mencegah efek yang tidak diinginkan. Jumlah tersebut kira-kira setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi berukuran 12 ons, meskipun kandungan kafein sebenarnya dapat berbeda bergantung pada jenis biji dan metode penyeduhan.

Untuk ibu hamil atau menyusui, bahan tersebut menyebut batas konsumsi kafein 200 miligram per hari.

Jika minum lebih dari satu cangkir, sebaiknya jangan menghabiskannya dalam waktu singkat. Beri jeda agar tubuh memiliki waktu untuk memproses kafein. Minum air putih di antara cangkir kopi juga dapat menjadi kebiasaan yang baik.

Pada akhirnya, tidak ada satu jadwal minum kopi yang cocok untuk semua orang. Jika membutuhkan dorongan energi, kopi dapat dikonsumsi sekitar satu jam sebelum aktivitas. Untuk membantu pencernaan, waktu setelah sarapan dapat menjadi pilihan. Sementara itu, jika ingin menjaga kualitas tidur, pagi hari merupakan waktu yang paling aman, dengan memastikan konsumsi kafein berhenti setidaknya delapan jam sebelum tidur.

Dengan memperhatikan waktu, jumlah, dan respons tubuh terhadap kafein, kopi dapat tetap menjadi bagian dari rutinitas harian tanpa harus mengorbankan waktu istirahat.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id