Skincare Anti-aging Jadi Incaran Selama WFH

Reporter : Dwi Ratih
Sabtu, 25 September 2021 15:01
Skincare Anti-aging Jadi Incaran Selama WFH
Pastinya kamu juga ingin terlihat menarik di depan rekan kerja, kan?

Dream – Menghabiskan banyak waktu di rumah selama work from home bukan berarti boleh melupakan perawatan kulit. Meski melewatkan banyak waktu tanpa paparan matahari dan polusi debu, kita tetap wajib merawat kulit.

Apalagi, bila kita harus tampil on cam untuk rapat online. Tentu kita ingin selalu terlihat fresh di depan kamera, bukan? Oleh karena itu, jangan sekali-kali meninggalkan perawatan kulit, terutama bagian wajah. Semakin sehat waja, bertambah percaya diri untuk tampil di depan khalayak.

Ilustrasi© shutterstock

“ Perawatan kulit wajah memang sudah seharusnya dilakukan, karena hal itu merupakan bentuk mencintai diri sendiri,” ujar Dr. dr. Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, FINSDV di media gathering Webinar Regenesis Summit 2021, Jumat 24 September 2021.

Ia mengatakan, perawatan kulit wajah jadi semakin penting karena kegiatan bekerja online dan paparan sinar gadget sangat memengaruhi kesehatan kulit wajah.

1 dari 5 halaman

Produk anti-aging

Tidak hanya otak saja yang lelah saat bekerja online selama pandemi, kulit pun demikian. Oleh sebab itu, banyak orang membeli skincare untuk membantu perawatan kulit wajah selama berada di rumah.

Apalagi banyak para beauty enthusiast memberikan review skincare di media sosial yang bikin tergoda.

Dr. dr. Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, FINSDV© Dream.co.id/Delfina Ramadhani

Raendi menjelaskan produksi penjualan skincare menjadi naik karena hal tersebut. Produk skincare jadi laris manis karena orang menjadi lebih peduli dengan kulit wajahnya.

“ Maka dari itu tren kecantikan di masa pandemi tidak perubah, namun konsumsi produknya jadi meningkat,” lanjut Raendi.

Rangkaian penggunaan skincare pun masih bisa dibilang sama seperti sebelum pandemi, mulai dari penggunakan toner, krim, dan lainnya.

“ Mungkin yang menjadi fokus, sekarang produk antiaging di luar sana sedang banyak digandrungi. Seperti niacinamide, atau retinol,” kata Raendi.

2 dari 5 halaman

Perhatikan kandungan skincare

Ilustrasi© shutterstock

Meski demikian, Raendi mengatakan skincare antiaging juga ramai diburu para pecinta skincare untuk merawat dan memperbaiki perawatan kulit dari dasar.

Seberapa pentingnya produk antiaging, Raendi menjelaskan bahwa cara penggunaan zat (yang ada di dalam kandungannya) perlu diperhatikan agar mendapatkan hasil yang lebih sempurna. Sebab, banyak skincare yang masih mengandung zat aktif.

Ia juga berharap, tren melek perawatan kulit tidak berlangsung cepat begitu saja agar para penerus juga dapat memiliki kulit sehat dan terawat.

Laporan: Delfina Rahmadhani

3 dari 5 halaman

Formula Skincare Ini Tak Boleh Dipakai Berlebihan

Dream – Segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik. Sama halnya dengan skincare. Penting untuk mencapai keseimbangan sempurna antara hidrasi, pelembap, dan eksfoliasi.

Merawat kulit memang selalu menyenangkan dan bisa dilakukan kapan saja. Penting untuk memperhatikan tiap formula dalam skincare yang kamu gunakan. Terutama jika diaplikasikan setiap hari.

7 Tips Merawat Alat Makeup Agar Tidak Cepat Rusak

Ada beberapa formula skincare yang tidak dianjurkan untuk memakainya berlebihan. Apa saja?

1. Alpha Hydroxy Acids (AHAs)
Manfaat yang kamu dapatkan dari AHAs memang nyata dan kerap membuat tergoda untuk menggunakannya lebih sering. Beberapa produk yang diformulasikan dengan AHA seperti asam glikolat, lactic, dan malic acids memang bertujuan untuk penggunaan sehari-hari namun tidak semuanya sama.

“ Frekuensi penggunaan yang direkomendasikan tergantung pada konsentrasi asam dan seberapa kulit terbiasa dengan asam atau eksfoliasi secara umum,” kata Blair Murphy-Rose seorang dokter kulit di New York City.

Idealnya, hanya boleh menggunakan satu produk yang mengandung AHA per sesi. Jika dilakukan berlebihan sangat berisiko memicu iritasi.

4 dari 5 halaman

2. Beta Hydroxy Acids (BHAs)

Sama halnya dengan AHA, penting untuk memperhatikan penggunaan BHA. Bahan utama BHA adalah asam salisilat yang digunakan untuk merawat kulit berminyak dan berjerawat.

5 Mitos Pemakaian Toner yang Masih Sering Dipercaya© MEN

Dokter Ingatkan Rutin Potong Kuku Agar Bebas Jerawat

Terlalu banyak menggunakan bahan ini, bisa menjadi bumerang bagi kulit. Oleh sebab itu, ikuti petunjuk penggunaan pada label produk. Jika produk perawatan hanya untuk jerawat, jangan digunakan di seluruh wajah.

3. Retinol

Produk ini memang sangat direkomendasikan para ahli perawatan kulit di seluruh dunia, karena terbukti secara ilmiah memperbaiki dan mencegah tanda-tanda penuaan. Pada saat yang bersamaan, akan muncul retinisasi – proses pengelupasan, kemerahan, dan sensitivitas yang dialami kulit saat mulai terbiasa dengan retinol.

Tips Memilih Toner untuk Kulit Berjerawat© MEN

4 Formula Skincare yang Bisa Samarkan Bintik Hitam

“ Retinol adalah bahan yang harus dikurangi penggunaannya seiring waktu. Sesuaikan dengan kondisi kulit dan cuaca,” kata Tina Alster, MD, seorang dokter kulit.

5 dari 5 halaman

4. Trichloroacetic Acid (TCA)

TCA merupakan formula yang ampuh mengatasi masalah kulit seperti garis halus, kerutan, dan perubahan warna. Jika menggunakan TCA terlalu sering, bisa menyebabkan kulit kemerahan serta iritasi.

Apa Kegunaan Toner dan Bagaimana Cara Memakainya?© MEN

Sama Pentingnya dengan Wajah, Ini 6 Cara Rawat Kulit Tangan!

" Cara kerja TCA adalah melarutkan mortar yang menyatukan sel-sel epidermis dan membantu melepaskan sel kulit mati,” kata dr. Alster.

Beri Komentar