Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sebagian besar masakan, dianjurkan untuk segera dihabiskan setelah dimasak dan dihidangkan. Aromanya masih menyeruak, rasanya masih segar, terutama olahan sayuran.
Namun ada juga masakan yang justru jika didiamkan dan disimpan lama dengan tepat, rasanya bakal makin nikmat.
Sebut saja rendang, asinan, kari, dan sayur lodeh. Makanan tersebut justru makin nikmat rasanya jika dimakan keesokan harinya setelah dimasak.
Suatu proses kimia terjadi ketika menyimpan makanan di dalam lemari es dan memanaskannya kembali keesokan paginya.

Reaksi kimia ini terus berlangsung yang menghasilkan lebih banyak molekul rasa baru.
Rasa makanan pun jadi makin kaya. Beberapa peningkatan rasa dapat terjadi karena pemecahan protein menjadi asam amino seperti glutamat dan nukleotida kecil yang berinteraksi untuk menghasilkan molekul rasa baru.

Ilmuwan makanan menyebut ini sebagai reaksi Maillard yang terjadi ketika sisa makanan dipanaskan.
Ada rahasia di balik nikmatnya makanan yang disimpan semalaman. Tidak semua makanan terasa luar biasa jika didiamkan. Beberapa makanan bisa langsung dimakan, tapi ada juga yang membutuhkan perlakuan khusus.

Seperti pada tumisan ayam kecap, sebaiknya ditambahkan sedikit air saat dihangatkan. Lalu pada masakan kari, perlu ditambahkan sedikit perasan jeruk nipis agar lebih segar.
Begitu juga pasta yang telah disiram saus. Baik spageti, lasagna, angel hair atau linguini.

Jika ada sisa, jangan langsung membuangnya. Simpan saja dalam kulkas semalaman. Suhu dingin akan membuat pasta menyerap saus lebih optimal sehingga rasa pasta jadi lebih gurih.
Demi mendapatkan rasa optimal, disarankan untuk menghangatkan makanan di atas kompor. Lakukan juga koreksi rasa, bisa menambahkan gula, garam, air atau bumbu lain, baru kemudian disajikan.

Rasa makanan cenderung lebih nikmat jika dihangatkan di kompor daripada di microwave. Tapi jika hanya memiliki sedikit waktu dan ingin lebih praktis, hangatkan makanan di microwave memang pilihan tepat.