Makanan Hotdog (www.vanguardia.com.mx)
Dream - Malaysia mewajibkan seluruh restoran dan toko makanan mengganti nama makanan hotdog dan sejenisnya. Jika kewajiban itu tidak dijalankan, restoran dan toko makanan terancam tak bisa lagi berjualan menu hotdog.
Setelah ditelusuri, keputusan pemerintah Malaysia ini dipicu nama hotdog yang terkesan najis. Dikhawatirkan makanan tersebut mengandung unsur daging anjing.
Meskipun bernama hotdog, makanan ini sebenarnya tidak mengandung unsur anjing. Di Barat, makanan ini dibuat secara tradisional menggunakan daging babi. Di negara-negara muslim, seperti di Malaysia, menu utama itu biasanya diganti dengan ayam.
Malaysia merupakan negara dengan penduduk mayoritas beragama Muslim. Pemerintah di negara ini menerapkan kebijakan mewajibkan semua makanan harus mencantumkan sertifikasi halal.
© Dream
Direktur Divisi Halal Departemen Pembangunan Islam Sirajuddin Suhaimee mengatakan pihaknya mendapat banyak keluhan dari para wisatawan yang berasal dari negara-negara Muslim. Tampaknya mereka memahami nama makanan itu secara harfiah.
" Setiap produk halal yang membuat konsumen kebingungan, harus kami ubah," ujar Sirajuddin.
" Dalam Islam, anjing dianggap haram dan tidak bisa disangkutkan dengan sertifikasi halal," ucap dia melanjutkan.
© Dream
Aturan ini juga melarang setiap nama makanan menggunakan kata anjing, seperti cheesedog atau chilidog.
Selanjutnya, Sirajuddin mengatakan pihaknya akan memeriksa ratusan outlet yang masih mengiklankan hotdog. Pihaknya akan memastikan outlet-outlet tersebut mematuhi ketentuan ini.
Salah satu waralaba Amerika Serikat yang menjual hotdog dan sejenisnya, Auntie Anne's, menyatakan akan mematuhi ketentuan ini. Waralaba yang memiliki 45 outlet di seluruh Malaysia ini akan mengubah kata 'dog' dengan kata 'sausage' yang berarti sosis.
" Ini hanya isu kecil. Kami akan mengubah nama itu dan saat ini kami sedang dalam proses," ujar direktur Auntie Anne's Malaysiam Farhatul Kamilah Mohamed Sazali.
Sumber: dailymail.co.uk
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
