Ilustrasi (Foto: Thecoverage.my)
Dream - Sebagian masyarakat pasti memahami bahwa harga barang perlu naik karena meningkatnya biaya produksi. Namun ada oknum penjual makanan di Malaysia yang terang-terangan mengambil keuntungan dari situasi tak bagus ini.
Dia menjual sejumlah menu di restorannya dengan harga tak wajar.
Untungnya, oknum penjual makanan di sebuah restoran di Kelantan itu akhirnya mendapat ganjaran setimpal berupa denda yang tidak sedikit.

Jessica Chong, seorang pemilik restoran berusia 34 tahun, baru-baru ini didenda 8.000 ringgit (sekitar Rp24,6 juta) oleh pengadilan setempat.
Di depan Pak Hakim, Chong mengakui menjual minuman es teh yang umum ditemui di mana-mana dengan harga yang fantastis.
Minuman --yang di Malaysia memiliki nama unik Teh-O-Ais-- itu dia jual ke pelanggan restoran 4 ringgit (sekitar Rp 12.000).
Chong menjalankan sebuah restoran Barat di Kota Bharu. Dia membuat marah pelanggan ketika ia menaikkan harga minuman es teh dari Rp 8.600 (2,8 ringgit) menjadi Rp 12.000 (4 ringgit) pada bulan September lalu.
(Sumber: thecoverage.my)
Advertisement

Cabe Jawa yang Terlupakan, dan dari Mana Sebenarnya Asal Cabai yang Kita Kenal Sekarang


Sejarah Kecap Manis dan Mengapa Ia Begitu Dicintai di Indonesia

9 Pekerjaan yang Diprediksi Tetap Bertahan di Tengah Gempuran AI


Jenis-Jenis Parfum dan Bedanya: Mengenal EDP, EDT, Extrait, dan Cologne

Mengapa Banyak Orang Suka Sound Horeg? Ketahui Penyebab dan Bahaya Paparannya Terlalu Lama