Kenapa Starbucks Tak Kenal Istilah Small, Medium, dan Large?

Reporter : Sugiono
Jumat, 15 Maret 2019 14:43
Kenapa Starbucks Tak Kenal Istilah Small, Medium, dan Large?
Saat memesan menu minuman Starbucks, kamu tidak menemukan ukuran bernama small, medium, atau large.

Dream - Ada begitu banyak hal yang masih jadi misteri tentang kedai kopi modern Starbucks. Salah satunya adalah nama-nama menunya yang terdengar unik.

Jika Sahabat Dream memesan di Starbucks, kamu akan menemukan nama menu yang terasa asing, yaitu Tall, Grande, Venti, dan Trenta Cold.

Sebenarnya Starbucks punya satu menu bernama Short. Namun pilihan ini dihilangkan dari reguler menu dengan alasan popularitasnya yang menurun.

Selain namanya, kamu mungkin penasaran dengan berapa banyak isi dari nama-nama menu yang kamu pesan tersebut.

Menurut Reader's Digest, nama menu menggambarkan berapa banyak latte dalam satu gelas Starbucks.

 

1 dari 2 halaman

Artis Istilah Ukuran di Starbuck

Short

Menu Starbucks ini berisi 236 mililiter. Menurut Business Insider, ini adalah sebuah ukuran yang sebenarnya cocok bagi penikmat cappucino sejati.

Ukuran gelas ini dulunya selalu muncul di reguler menu. Tetapi ketika Starbucks bertambah besar, popularitas menu ini menyusut hingga benar-benar dihilangkan dari reguler menu.

Tall

Saat ini, ukuran Tall merupakan menu paling 'kecil' dari semua gelas latte Starbucks. Jika memesan Tall, kamu akan mendapat latte sebanyak 354 mililiter.

Grande

Jika memesan Grande, kamu akan mendapatkan latte sebanyak 473 mililiter, baik itu yang panas maupun yang dingin.

Venti

Di Starbucks, Venti hadir dalam dua variasi, yaitu Venti Hot dan Venti Cold. Masing-masing menu itu berisi 591 mililiter dan 709 mililiter.

Trenta Cold

Ini adalah ukuran gelas yang paling besar di antara semua menu. Sesuai namanya, Trenta Cold hanya tersedia dalam bentuk minuman dingin. Dalam satu gelas Trenta Cold berisi 916 mililiter latte.

Nah, sekarang kamu sudah tahu nama-nama menu unik Starbucks dan berapa banyak yang akan kamu dapatkan ketika memesannya.

Tapi mengapa di Starbucks tidak ada menu small, medium, atau large? Mengapa harus memesan Tall, Grande, atau Venti?

Teka-teki tersebut mungkin bagian dari 'keanehan Starbucks yang tidak dapat dijelaskan'. Namun nama-nama menu itu ada sejarahnya tersendiri.

 

 

2 dari 2 halaman

Terinspirasi dari Italia

Legenda mengatakan bahwa mantan ketua dan CEO Starbucks, Howard Schultz, melakukan perjalanan ke Italia pada tahun 1983. " Ternyata dia sangat terpikat oleh romansa bar kopi Italia," menurut situs web Starbucks.

Saking terpesonanya, Schultz memutuskan untuk menirunya di Amerika Serikat dengan membangun kedai kopi sendiri bernama Il Giornale.

“ Karena dirancang dengan konsep bar kopi Italia, Schultz menginginkan nama yang berbeda untuk nama minumannya sebagai penghormatan," tulis Karen Blumenthal dalam bukunya Grande Expectations.

Karena itulah muncul istilah yang tidak konvensional dan sangat Italia untuk nama-nama menu Il Giornale, seperti macchiato, latte, dan grande.

Il Giornale akhirnya berkembang menjadi franchise Starbucks seperti yang kita kenal sekarang.

Tetapi ceritanya tidak berakhir di situ. Pada tahun 90-an, menunya mencantumkan tiga ukuran: Short, Tall, dan Grande.

Short pada dasarnya adalah untuk small, Tall adalah medium, dan Grande adalah large.

Setelah dikenalkan ukuran Venti, Tall berubah menjadi Short. Sementara ukuran Short itu sendiri dihilangkan sama sekali.

Sumber: Reader's Digest

Beri Komentar
Masak Pintar dengan SHARP bersama Chef Deny Gumilang | Online Dream Camp 2020