Manuka, Si Manis Primadona Selandia Baru

Reporter :
Selasa, 19 Maret 2019 11:16
Manuka, Si Manis Primadona Selandia Baru
Kandungan zat gizinya 4 kali lipat lebih banyak dari madu biasa.

Dream - Simpati dunia sedang tertuju pada Selandia Baru setelah terjadi penembakan di dua masjid Kota Christchurch, pada Jumat 15 Maret 2019.

Negara cantik ini sebenarnya sedang naik daun dalam hal pariwisata karena keindahan alamnya. Termasuk gencar mempromosikan produk-produk pertaniannya yang organik dan berkualitas tinggi. Salah satu yang sangat diunggulkan dari Selandia Baru adalah madu Manuka.

Madu ini merupakan kombinasi nektar dari bunga Manuka (Leptospermum scoparium) yang hanya tumbuh di Selandia Baru dan zat dari lebah. Lantas, apa yang membuat Manuka berbeda dari madu lainnya?

Bunga manuka tumbuh di daerah terpencil dengan udara yang bersih di Selandia Baru. Kualitas udara, yang membuatnya istimewa. Pembuatannya pun cukup singkat, sekitar enam minggu setahun saat tanaman berbunga.

Dalam Manuka, diketahui kandungan zat gizinya 4 kali lipat lebih banyak dari madu-madu biasa. Pada 1981, peneliti di New Zealand University of Waikato, menemukan, madu Manuka mengandung enzim yang lebih tinggi daripada madu biasa.

Cara terbaik untuk menikmatinya adalah langsung dari sendok, tetapi juga dapat menggantikan madu biasa dalam teh atau kopi. Bisa juga ditambahkan dalam makanan seperti sereal, yogurt, dan smoothies.

Madu Manuka tersedia dalam berbagai varian dan ukuran. Madu ini dibanderol dengan harga mulai 20 dolar Selandia Baru atau sekitar Rp 195 ribu hingga 199 dolar Selandia Baru atau sekitar Rp 1,9 juta. Ada pula MGO™ 1000+ Manuka Honey - Limited Release seharga 270 dolar Selandia Baru atau sekitar Rp2,6 juta.

Laporan: Putu Elmira/ Liputan6.com

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya