Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
Kue Mewah Bikinan Nadia Yang Harganya Hanya Rp3.000 Per Potong (mynewshub.cc)
Dream - Kue dengan jenis seperti chocolate moist, red velvet, chocolate snow chesse dan orange chesse tentu memiliki rasa yang sangat enak. Namun untuk menikmatinya, kamu butuh uang cukup banyak.
Tapi, itu tidak berlaku di salah satu toko kue di Kampung Kuala Ibai, Terengganu, Malaysia. Toko ini menjual kue-kue mewah dengan harga yang sangat miring, RM1 per potong, setara Rp3.000.
Usaha ini dimiliki oleh seorang mantan perawat, Nadia Hazwani Harizan, 26 tahun. Berawal dari niat sekadar menyalurkan hobi, Nadia membuka toko kue di rumahnya.
Nadia membuka tokonya sejak pukul 11.00 pagi hingga 18.00 waktu setempat. Dia tidak pernah menyangka tokonya selalu ramai didatangi pengunjung setiap harinya.
" Setelah berhenti jadi perawat tiga tahun lalu, saya mulai membuat usaha jualan kue kecil-kecilan di rumah untuk menambah pendapatan keluarga," kata Nadia.
Nadia mengatakan dia sempat membanderol kue buatannya dengan harga RM5, setara Rp15.000 per potong. Itu sudah termasuk layanan pesan antar.
" Tetapi, lama kelamaan jumlah peminat semakin menurun, menyusul kondisi ekonomi yang tidak menentu seperti sekarang," kata Nadia.
Tetapi, membuat kue merupakan hobi dia, Nadia tidak putus asa dan memutuskan tetap berdagang kue mewah. Dia lalu menjual kuenya dengan harga Rp3.000 per potong.
Nadia mengaku sempat merasa ragu melanjutkan usaha lantaran mengalami kerugian. Namun demikian, dia kuatkan hati untuk berdagang sembari beramal dibantu suaminya, Mohd Affandi Mohd Azaha, 30 tahun.
" Hari pertama, kami hanya bisa meraih RM192 (setara Rp583 ribu)," kata Nadia.
Dia lalu memviralkan dagangannya melalui Facebook. Alhasil, pengunjung yang datang ke tokonya meningkat.
" Setelah beroperasi selama enam hari, kami meraup pendapatan RM1.500 sehari (setara Rp4,5 juta), sehingga membuat keluarga kami, termasuk ibu, ayah, dan saudara terlibat membantu menyediakan kue untuk dijual," ucap dia.
Nadia mengatakan dia tidak pernah sekalipun mengikuti kursus atau belajar di lembaga resmi untuk membuat kue. Dia hanya mempelajari sejumlah resep dari internet dan media sosial.
(Sah/Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis