Rendang
Dream - Musim Haji memang membawa berkah bagi banyak orang. Salah satunya, pengusaha kuliner rendang asal Medan, Sumatera Utara. Mery Festi, pengusaha rendang kemasan ini mengaku kebanjiran order selama musim haji.
Selama musim ini pendapatannya meningkat hingga 60 persen. Rezeki itu datang lewat Rendang. Makanan yang merupakan makanan terlezat di dunia versi CNN menjadi pilihan alternatif bagi para jamaah haji selama di Tanah Suci.
Di luar musim haji, makanan ini pun tetap diminati. Karena Mery juga menjualnya di toko roti di Kota Medan. Bahkan, produksi Mery telah sampai ke negara-negara lain, seperti Malaysia, Singapura, Belanda dan Hong Kong.
Rendang buatan Mery memang terbilang berbeda pada umumnya. Tidak seperti rendang biasa, pembuatannya daging sapi diiris atau disuir setelah dipresto, kemudian barulah dimasak.
Setelah bumbu meresap, lalu daging ditiriskan diwadah bambu sampai minyak terpisah. Setelah kering, rendang daging sapi yang bentuknya sudah seperti abon ini pun siap dikemas untuk selanjutnya disantap.
Satu kemasan rendang seberat 2 ons dibandrol dengan harga antara Rp. 45 ribu hingga Rp 50 ribu. Rendang tanpa pengawet ini mampu bertahan hingga satu tahun loh.
(Ism, Sumber: Merdeka.com)