Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Masak Nasi. (Foto: Pixabay.com)
Dream - Nasi sekarang telah menjadi makanan utama bagi sebagian besar penduduk dunia. Meski dibilang tidak menyehatkan, namun nasi bisa disimpan dalam jangka waktu tertentu untuk dimakan kemudian.
Sekarang orang-orang sudah meninggalkan cara memasak nasi secara konvensional. Selain itu, mencuci beras dilakukan sekadar hanya untuk membersihkan kotoran.
Setelah dicuci, beras dimasukkan ke dalam magic jar atau rice cooker, ditambahkan air, dan kemudian dimasak hingga matang.
Namun cara memasak yang seperti itu mengandung risiko karena nasi kemungkinan bisa lengket, keras, lembek atau bahkan hangus.
Nah, seorang koki terkenal dari Australia mengungkapkan trik agar nasi matang dengan sempurna. Nasi menjadi punel, tidak lembek dan bebas gosong.
Chef Monty Koludrovic berbagi keahliannya memasak nasi di podcast 9Honey, What the F For For Dinner.
Kehidupan yang serba cepat menuntut orang-orang untuk memasak nasi dengan cara yang cepat pula.
Menggunakan magic jar atau rice cooker, mereka mencuci beras satu atau dua kali, sekadar untuk menghilangkan kotorannya.
Namun, jika memperhatikan cara memasak nasi secara konvensional, maka beras akan dicuci berkali-kali hingga air tidak terlihat keruh lagi.
Cara memasak inilah yang menurut Koludrovic adalah cara memasak nasi yang benar. Namun Koludrovic menambahkan sedikit trik agar nasi punel, tidak lembek dan bebas gosong.
Dia mengatakan kunci dari nasi yang matang sempurna terletak pada cara mencuci beras sebelum memasaknya.
Menurut Koludrovic memasak nasi yang benar adalah dengan mencuci beras sebanyak 30 kali. Ya, kamu tidak salah baca - cuci beras sampai 30 kali.
Koludrovic menyadari, trik mencuci beras sampai 30 kali dianggap keterlaluan dan tidak masuk akal.
Tapi di balik trik itu ada fakta yang menyebabkan kenapa beras menjadi lengket, keras, gosong atau lembek.
Menurut Koludrovic, beras mengandung pati yang akan berubah seperti lem selama proses memasak nasi.
Itulah sebabnya Koludrovic menganjurkan untuk mencuci beras hingga berkali-kali, untuk menghilangkan sisa-sisa pati di dalamnya.
Nah, sekarang Sahabat Dream sudah tahu cara memasak nasi agar tidak lengket, lembek, atau keras.
Tapi mencuci beras harus sampai 30 kali? Barangkali yang dimaksud air berasnya tidak terlihat keruh lagi.
Semuanya akan terjawab jika kamu mencobanya sendiri di rumah, ya Sahabat Dream.
(ism, Sumber: Mirror Online)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya