Ilustrasi
Dream – Panggilan wawancara menjadi saat paling menyenangkan bagi pencari kerja. Apalagi jika panggilan itu mereka datang setelah menunggu berminggu-minggu, bahkan hingga berbulan-bulan.
Namun jangan senang dulu, status kamu masih kandidat. Sebelum memikirkan pakaian apa yang akan dikenakan saat hari pertama kerja jika diterima sebagai karyawan baru, ada hal penting yang harus digarisbawahi: Anda bukan satu-satunya kandidat yang terpilih.
Lebih baik menjaga sikap setelah ada wawancara kerja. Pastikan tidak melakukan hal-hal konyol selama pencarian pekerjaan, khususnya saat tahap interview. Alih-alih menampilkan keunggulan pribadi, pemberi kerja malah merasa illfeel dan pastinya harapan jadi pegawaipun pupus.
Berikut ini empat kesalahan yang kerap dilakukan para pencari kerja dilansir dari CheatSheet, Jumat 14 Oktober 2016.
© Dream
Tahan kegembiraan yang terlalu berlebihan. Sikap tegas dan agresif adalah dua hal yang berbeda dan pastikan dua sikap ini dipahami dengan baik. Anda mungkin antusiasi untuk bekerja di perusahaan tersebut, tapi jangan sampai perusahaan melabeli Anda dengan penguntit HRD.
Ambil napas dalam-dalam. Ingat, Anda bukanlah satu-satunya yang melamar pekerjaan dan bukan satu-satunya pula yang diwawancarai oleh perusahaan. Sabarlah. Jika masuk ke kandidat teratas, langkah ini bisa digunakan untuk sebuah kepastian, kecuali jika HRD memberikan waktu untuk menunggu. Satu hal penting yang harus diingat adalah jangan mendatangi perusahaan tanpa ada pemberitahuan. Itu menyeramkan.
© Dream
Sikap ini adalah kebalikan yang pertama. Jangan sampai tidak melakukan apa pun usai diwawancara, hanya karena tidak ingin mengganggu. Boleh, kok, menindaklanjuti, asalkan yang wajar.
Caranya, kirimlah sebuah e-mail terima kasih kepada perusahaan atau sebuah e-mail ucapan terima kasih kepada pewawancara. Kirimkanlah e-mail terima kasih dalam waktu 24 jam, lebih bagus dikirimkan di hari yang sama.
Tapi, ingat, pastikan nama dan jabatan si penerima sudah tertulis dengan benar. Pastikan tidak ada penulisan nama dan gelar.
© Dream
Lowongan kerja tidak hanya melulu dari situs pencari kerja. Ada banyak cara yang bisa ditempuh. Jika hanya mengandalkan satu cara itu, kemungkinan terbesar CV yang dikirimkan akan berakhir di kotak sampah. Anda bisa manfaatkan keluarga, kolega, atau teman untuk mencarikan pekerjaan. Pastikan Anda menindaklanjuti lowongan tersebut.
© Dream
Ketika mendengar rekan kerja mendapatkan penawaran besar di sebuah perusahaan terkemuka, tentu tebersit keinginan Anda untuk memintanya turut memasukkan ke dalam perusahaan itu. Jangan. Itu bisa merusak karier barunya. Biarkan dia bekerja di sana sementara waktu. Kecuali, jika dia adalah sahabat terbaik dan bisa meloloskan CV Anda, itu menjadi lebih baik.
Advertisement