Dream – Indeks saham syariah lagi-lagi ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Kamis 13 Oktober 2016. Sentimen negatif dari melemahnya bursa saham global akibat turunnya harga komoditas membuat saham syariah di level “ merah”.
Kabar mencemaskan muncul dari keyakinan bank sentral As, The Fed, yang kemungkinan akan menaikkan suku bunga acuannya sebelum akhir tahun ini.
Papan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia menutup Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di zona merah dengan melemah 1,167 poin (0,66%) ke level 176,610. Sementara indeks bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 4,308 poin (0,58%) di level 733,880.
Pelaku pasar mentransaksikan 27,93 miliar lembar saham dengan nilai Rp4,08 triliun. Aksi jual saham syariah dilakukan pemodal asing dengan mencatat nett sell hingga Rp 826 miliar.
Aksi jual tersebut menyeret 124 saham syariah ke teritori negatif. Sementara aksi beli investor hanya mampu mengangkat harga saham 58 emiten syariah. Sedangkan 48 saham bertahan stagnan.
Emiten-emiten yang menekan kinerja perdagangan bursa saham kali ini berasal dari sektor sektor perdagangan 10,701 poin (1,27%), disusul industri aneka 15,279 poin (1,11%), konsumer yang turun 20,735 poin (0,83%), dan sektor manufaktur 10,544 poin (0,74%).
Dua indeks sektoral masih bisa bergerak menguat yaitu emiten keuangan yang naik 0,05 persen dan infrastruktur 0,36 persen.
Sepanjang perdagangan hari ini, tiga teratas emiten syariah pencetak top gainer adalah SILO yang menguat Rp400, UNTR Rp300, dan AKRA Rp50. Sebaliknya, top losser saham bluechips syariah ditempati UNVR yang sahamnya turun Rp500, ICBP Rp325, dan INTP Rp250.
Dari pasar uang, kurs rupiah terhadap dolar juga ditutup melemah di level Rp13.0444 per dolar AS atau terpangkas 34 poin (0,26%). Nilai tukar rupiah sempat menyentuh level tertinggi di kisaran Rp13.010 per dolar AS.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global