96% Uang Negara Habis Buat Gaji, 25 Ribu PNS Dipecat

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 13 September 2016 13:44
96% Uang Negara Habis Buat Gaji, 25 Ribu PNS Dipecat
Mereka yang masih bertahan dipastikan takkan menerima bonus 2 tahun berturut-turut.

Dream - Inilah jadinya jika uang negara habis untuk membayar gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tak mau negara bangkrut, pemerintah negara ini memecat sekitar 25 ribu abdi negaranya.

Tak hanya itu, PNS yang masih bekerja dipastikan takkan mendapat bonus selama dua tahun berturut-turut.

Pemerintah yang terpaksa menempuh keputusan drastis itu adalah Zimbabwe. Patrick Chinamasa, sang menteri keuangan Zimbabwe mengatakan negaranya tengah berjuang mati-matian untuk membayar gaji para PNS.

Dilaporkan, alokasi pembayarani gaji PNS di APBN-nya Zimbabwe mencapai 96,8 persen. Dengan kata lain, hampir seluruh pengeluaran negara habis untuk membayar gaji.

" Ekonomi kami menghadapi tantangan berat, dengan tantangan yang lebih berat dari antisipasi yang disiapkan dalam pengeluaran negara 2016," kata Chinama mengutip laman aljazeera.

Dia menambahkan, defisit keuangan Zimbabwe telah mencapai US$ 623 juta pada enam bulan pertama 2016. Dikhawatirkan defisit ini bisa melonjak sampai US$ 1 miliar di akhir tahun.

" Outlook ekonomi menunjukan situasi dimana pendapatan yang terjun bebas tak mampu memenuhi biaya pekerja, meninggalkan situasi dimana tak ada pengeluaran untuk operasional dan perawatan sama halnya dengan pembiayaan proyek."

Kondisi Zimbabwe memang sedang dalam tekanan hebat. Kemarahan penduduk karena tingkat pengangguran dan ketiadaan uang tunai memicu protes besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir.(Sah)

Beri Komentar