Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Asuransi Syariah.
Dream - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI)mengklaim pertumbuhan asuransi syariah bagus. Bahkan, kontribusinya secara nasional mencapai 10,25 persen saat ini.
"Nanti diharapkan pertumbuhan di atas 20 persen," kata Ketua Umum AASI, Taufik Marjuniadi, saat memberikan laporan perkembangan asuransi syariah di acara Buka Bersama AASI di Restoran Prima Handayani, Selasa, 14 Juni 2016.
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2016, pertumbuhan aset asuransi syariah sebesar 21,69 persen. Sementara itu, investasinya naik menjadi 23,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tapi, dia menyayangkan angka penetrasi asuransi syariah masih kecil, yaitu 0,095 persen.
Selain itu, Taufik mengharapkan pangsa pasar asuransi syariah mencapai 5,79 persen tahun ini. Angka ini diharapkan bisa terus tumbuh di atas 5 persen. "Harapannya nanti tahun 2019-2020, market share bisa tumbuh di angka 15-20 persen," kata dia.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan