Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Raja Salman Bin Abdulaziz (kiri) Bersama Presiden Xi Jinping (kanan). (Foto: Sydney Morning Herald)
Dream – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, melanjutkan lawatannya ke Tiongkok setelah mengunjungi Jepang. Raja Salman menandatangani kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan lebih dari Rp800 triliun.
Dilansir dari Sidney Morning Herald, Jumat 17 Maret 2017, selama pertemuannya dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, Raja Salman menandatangani kerja sama senilai U$65 miliar (Rp867,11 triliun) dari kerja sama di sektor ekonomi sampai antariksa.
Dua negara ini juga mempererat kerja samanya di bidang energi dengan membuat 20 perjanjian kerja sama di investasi minyak dan energi baru terbarukan. Bahkan, Tiongkok pun juga berdiskusi untuk kemungkinan membeli saham BUMN migas Arab Saudi, Saudi Aramco. Sekadar informasi, Aramco memang mempersiapkan diri untuk melantai di bursa.
Jika dibandingkan dengan nilai kerja sama Arab Saudi dengan Malaysia dan Indonesia, nilai kerja sama dengan Tiongkok ini menjadi yang terbesar.
Saat berkunjung ke Indonesia, Raja Salman membawa investasi di sektor minyak sebesar US$6 miliar (Rp80,18 triliun) untuk proyek kilang dan proyek-proyek lainnya senilai US$1 miliar (Rp13,36 triliun).
Sementara di Negeri Jiran, Malaysia, nilai investasi Arab Saudi di sektor migas mencapai US$7 miliar (Rp93,39 triliun). Proyek kilang minyak ini berdiri di selatan Johor, yaitu refinery and petrochemical integrated development atau kilang minyak dan petrokimia yang terintegrasi.
Di samping itu, Raja Salman juga berkunjung ke Jepang. Di Negeri Sakura, Raja Salman meneken sembilan kerja sama di bidang industri kompetitif, energi, perawatan kesehatan, pengobatan, dan investasi.
Sang raja pun mempromosikan Aramco untuk listing di Bursa Efek Tokyo. Kedua negara ini juga sepakat untuk melakukan studi kelayakan untuk pengaturan ulang zona ekonomi khusus untuk menarik perusahaan-perusahaan Jepang berinvestasi di Saudi. Namun, tidak disebutkan nilai kerja samanya.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya