Asing Berburu Saham, Bursa Syariah RI Melesat

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 6 Januari 2016 16:40
Asing Berburu Saham, Bursa Syariah RI Melesat
Namun laju rupiah justru berbalik melemah dan kembali meluncur ke level 13.900

Dream - Dibanjiri aksi beli investor asing, bursa saham syariah Indonesia menguat signifikan. Emiten industri dasar dan barang konsumsi kali ini menjadi buruan pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 6 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 2,498 poin (1,74%) ke level 145,87.

Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga ikut melambung 14,959 poin (2,50%) ke level 612,223.

Kedua indeks acuan saham syariah ini bergerak nyaman di zona positif. Bahkan ISSI sempat melesat ke level tertinggi di 146,907. Sementara JII terbang ke level 618,821.

Besarnya aksi beli investor di pertengahan pekan ini membuat investor lokal semakin berani terjun ke pasar. Investor bahkan mengguyur lantai bursa Rp 4,03 triliun untuk mentransaksikan saham-saham syariah.

Meski cukup besar, hanya 92 emiten syariah yang menjadi buruan dan masuk zona hijau. Sisanya, 79 emiten ISSI terjun melemah dan 53 lainnya bertahan stagnan.

Di jajaran saham bluechips syariah, tercatat 22 emiten JII ditutup menguat.

Saham UNVR dan INTP kali ini memuncai daftar top gainer indes JII usai menguat Rp 1.750 dan Rp 1.025. Penghuni lainnya adalah ICBP yang naik Rp 875, LPPF Rp 600, dan JSMR Rp 500 per saham.

Sementara emiten ASII yang kemarin diburu investor kini berbalik melemah. Menghuni top losser, ISSI trun Rp 50 per saham diikuti MPPA Rp 40, SSMS Rp 35, LSIP Rp 30, dan MIKA Rp 20 per saham.

Kenaikan signifikan juga dicetak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 51,160 poin (1,12%) ke level 4.608,982.

Dengan dana membanjiri lantai bursa hingga Rp 5,89 triliun, investor asing mengambil posisi nett buy Rp 385 miliar. Angka ini naik signifikan dibandungkan dua hari terakhir.

Kondisi berbeda justru melanda pasar keuangan. Rupiah yang menguat sejak awal tahun kali ini justru berbalik melemah. Rupiah turun 48 poin (0,35%) menjadi 13.940 per dollar AS.

Beri Komentar