Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tak Jarang, Penemuan Yang Gagal Justru Menghasilkan Banyak Uang Bagi Penemunya. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Memulai bisnis baru tak selamanya harus melalui proses diskusi panjang dan alot, rapat berkali-kali, atau serangkaian penelitian yang njelimet. Ada kalanya bisnis baru muncul tanpa kesengajaan.
Memang cara orang menemukan bisnis ini sangat langkap. Apalagi jika bisnis tak sengaja itu tumbuh menjadi perusahaan raksasa. Tapi bukan berarti pula hal itu tak mungkin.
Sebut saja es lolipop yang ditemukan tak disengaja oleh Frank Epperson. Pada 1905, dia tak sengaja meninggalkan campuran air dan bubuk soda di teras dengan tongkat di dalam gelas. Dia tak tahu bahwa saat itu sedang membuat es lolipop pertama di dunia.
Lalu, pada tahun 1923, Epperson mulai menjual es dengan brand Eppsicles. Nama ini berubah menjadi Popsicle Corporation. Pada 1928, sudah ada 60 juta penjualan Popsicle di seluruh dunia.

Ada juga penemu lem super alias super glue yang sering digunakan orang untuk menempel sesuatu. Penemunya adalah Harry Coover. Dia sebenarnya sedang menciptakan barang lain menggunakan bahan kimia bernama cyanoacrylate.
Usai percobaannya gagal, Coover justru menemukan sesuatu yang lebih berharga. Itulah lem super. Dan kini penemuan tak sengaja itu membuatnya telah berhasil menjual 2 miliar lem.

Selain itu, apa lagi?
Dilansir dari CekAja, Kamis 30 Desember 2017, ada tiga bisnis lain yang muncul karena ketidaksengajaan. Berikut ini adalah rinciannya.
© Dream
Pria bernama Robert Chesebrough menemukan batang lilin ketika turun ke sumur minyak. Dia dan temannya menguji zat itu dan hasilnya, batang lilin itu bisa menyembuhkan luka. Jiwa kewirausahaannya keluar.
Setelah melalui serangkaian uji coba, dia mampu mengekstrak petroleum jelly yang kemudian menjadi bentuk pertama Vaseline. Pada tahun 1880, Chesebrough menjadi kaya raya karena telah menjual penemuan terbarunya.
© Dream
Pada tahun 1952, pria bernama Joseph McVicker bekerja di perusahaan bernama Kutol. Adik ipar McVicker memberi tahu telah mencuri bahan pembersih non toxic dari Kutol. McVicker melihatnya sebagai kesempatan untuk membuat uang.
Dia pun menambahkan beberapa pewarna untuk adonan dan memberikan aroma yang menyenangkan. Kemudian, pria ini menjual adonan mainan itu dan mendapatkan pundi-pundi uang.
© Dream
Sahabat Dream tahu microwave? Ya, barang elektronik ini kerap ditemui di dapur. Dengan menggunakan gelombang mikro, microwave bisa mematangkan makanan, seperti popcorn. Barang ini juga bisa menghangatkan makanan, seperti nasi dan sup.
Sebenarnya, microwave tak sengaja ditemukan oleh insinyur Amerika, Percy Spencer. Ketika itu, Spencer sedang bereksperimen untuk menciptakan benda yang bisa mendeteksi pesawat musuh selama Perang Dunia II. Ketika eksperimen, dia tak sengaja melelehkan cokelat dengan gelombang mikro yang ditransmisikan dari mesin.
Tertarik dengan penemuannya, Spencer mengujinya dengan popcorn dan telur dan berhasil. Dia dan teman-temannya yakin bahwa microwave bisa digunakan untuk memasak. Pada tahun 1940, Spencer mematenkan penemuannya itu dan bisa mendapatkan uang dari “kecelakaan”.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari