Mau Rintis Bisnis, Waspada 3 Biaya Tersembunyi Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 17 November 2017 07:27
Mau Rintis Bisnis, Waspada 3 Biaya Tersembunyi Ini
Terkadang, ingin rasanya memiliki usaha sampingan.

Dream Sahabat Dream, terutama yang sudah bekerja menjadi karyawan, terkadang terbersit keinginan untuk memiliki usaha sendiri. Ide bisnis sudah dikumpulkan dari jauh-jauh hari.

Begitu pula dengan modal yang sudah lama ditabung. Pasar pun juga telah diriset.

Tapi, ada satu lagi yang harus diperhatikan selain modal, riset pasar, dan produk, yaitu biaya.

Iya, biaya, uang yang harus dikeluarkan untuk merintis bisnis startup. Misalnya, uang yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku. Kemudian, ada juga uang yang digunakan untuk membiayai promosi.

Ini biaya-biaya yang terlihat. Ada juga biaya-biaya yang tak terlihat yang harus diwaspadai oleh Sahabat Dream.

Dilansir dari Entrepreneur, Jumat 17 November 2017, biaya yang pertama adalah insentif yang diterima pekerja.

Selain gaji, ada juga biaya-biaya yang harus dibayarkan oleh Sahabat Dream yang memiliki karyawan untuk usahanya. Biaya itu seperti asuransi kesehatan, tunjangan pensiun, dan tunjangan hari raya (THR).

Yang kedua, pengusaha harus menyediakan kocek untuk membayar biaya perizinan. Apa pun produk atau jasa yang dilakoni, tentu ada sertifikat izin. Hal ini bertujuan untuk membuat bisnis Anda menjadi legal. Jangan lupa menyediakan uang khusus untuk perizinan, jaga-jaga jika diminta biaya administrasi perizinan.

Yang ketiga adalah biaya administrasi. Nah, biaya ini akan menghantui kantong Anda jika tidak siap  merintis bisnis. Misalnya, uang untuk membeli seperangkat komputer, telepon, printer, dan alat tulis kantor (ATK). (ism) 

Beri Komentar