Dorong Industri Halal, BNI Syariah Gandeng Mitra

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 21 Maret 2019 06:43
Dorong Industri Halal, BNI Syariah Gandeng Mitra
Potensi bisnis fesyen syariah sangat besar.

Dream – PT BNI Syariah terus mendorong pengembangan industri fesyen halal. Bank syariah ini melihat potensi bisnis fashion halal masih cukup besar.

Menurut data Global Islamic Finance 2017, potensi bisnis fesyen halal global mencapai US$20 miliar (Rp284,31 triliun).

Corporate Secretary BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari,  mengatakan pihaknya akan terus mendukung mengembangkan sektor industri halal.

“ Dukungan BNI Syariah terhadap industri halal ini dilakukan dengan menggandeng mitra pengusaha, e-commerce, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), institusi pendidikan, rumah sakit, travel wisata dan ZISWAF (zakat, infaq, sedekah dan wakaf),” kata Rima di Jakarta.

Dukungan itu, kata dia, terlihat dari penyaluran pembiayaan industri halal (halal food, halal education, halal fashion, halal hospital, dan halal travel) BNI Syariah yang mencapai Rp1,2 triliun pada 2018. Angkanya tumbuh 104 persen yoy dari Rp595 miliar pada 2017.

“ Untuk mendukung nasabah dan masyarakat yang ingin ZISWAF BNI Syariah didukung oleh BNI Incorporated melalui sistem teknologi e-banking seperti ATM, mobile banking, dan internet banking serta aplikasi android dan website wakafhasanah.bnisyariah.co.id,” kata Rima.

Salah satu upaya BNI Syariah mendukung fesyen halal adalah mendukung acara 4th Si.Se.Sa Annual Fashion Show 2019. Acara yang bertajuk “ The Journey” ini digelar di The Tribrata Open Grand Ballroo, Jakarta.

1 dari 2 halaman

Kejar Target Pembiayaan KPR, BNI Syariah Gandeng Masgroup

Dream – PT BNI Syariah mengincar pertumbuhan pembiayaan KPR sebesar 8 persen tahun ini. Untuk mencapai target, bank syariah itu menggandeng PT Mekar Agung Sejahtera (Masgroup).

Dikutip dari keterangan tertulis BNI Syariah yang diterima Dream, Rabu 20 Maret 2019, kerja sama ini ditunjukkan dengan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang ditandatangani oleh SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi bersama Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera, Sengkono Dharmawan. Di acara ini, juga hadir Direktur Masgroup, Muhammad Adhiguna Sosiawan.

Iwan mengatakan kerja sama ini terkait proyek Bali Resort yang berada di wilayah Rancabungur, Bogor, Jawa Barat.

“ Dengan kerja sama ini, BNI Syariah ingin mewujudkan impian masyarakat dalam memiliki rumah idaman yang nyaman dan tenteram sesuai dengan prinsip syariah,” kata Iwan di Rancabungur, Bogor.

Muhammad mengharapkan kerja sama ini bisa berlangsung untuk waktu yang lama.

“ Tidak hanya menghasilkan hasanah untuk Bali Resort, Masgroup dan BNI Syariah juga kebaikan untuk banyak orang,” kata dia.

Sekadar informasi, penyaluran pembiayaan griya BNI Syariah pada 2018 mencapai Rp11,86 triliun. Angkanya naik 10,81 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pembiayaan griya sebesar 41,92 persen dari total pembiayaan syariah. 

2 dari 2 halaman

Fasilitas Pembiayaan Maksimal Rp25 Miliar

BNI Syariah menawarkan fasilitas pembiayaan paling lama 20 tahun untuk rumah dan apartemen serta 15 tahun untuk ruko dan rukan. Untuk pembiayaan tanah, tenornya paling lama 10 tahun.

Anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) ini menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan untuk nasabah dengan nilai maksimal Rp25 miliar.

Angsurannya tetap serta bebas biaya administrasi, provisi, appraisal, dan denda. Jangka waktu pembiayaan fleksibel sampai 20 tahun untuk nasabah fixed income dan 15 tahun untuk non fixed income.

Masgroup merupakan developer yang berpengalaman lebih dari 12 tahun yang memiliki beberapa proyek seperti Kota Sutera, Sutera Mediterania, Grand Sutera dan Bali Resort di Serpong, Puri Karawaci di Karawaci Tangerang dan Grand Sutera di Leuwiliang Bogor. Untuk proyek Bali Resort Bogor terdiri dari 832 unit rumah seluas 12 hektar.  (ism)

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen