Bantah Ambil Alih Bukopin, Ini Kata BRI

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 17 Juni 2020 15:31
Bantah Ambil Alih Bukopin, Ini Kata BRI
Justru ini yang akan dilakukan oleh BRI terhadap Bukopin.

Dream – Beredar kabar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) akan mengambil alih Bank Bukopin. Perusahaan pelat merah itu menepis kabar itu.

BRI menyebut akan memberikan technical assistance terhadap Bank Bukopin terkait likuiditas dan operasional bank. Hal tersebut diungkapkan oleh Corporate Secretary BRI, Amam Sukriyanto.

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 17 Juni 2020, Amam menjelaskan BRI menerima Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 11 Juni 2020 tentang Permintaan Technical Assistance terhadap Bank Bukopin.

Bank BUMN ini juga telah mengirimkan balasan kepada OJK pada 12 Juni 2020 untuk meminta penegasan tentang kejelasan rincian tugas, wewenang, dan tanggung jawab BRI sebagai Tim Technical Assistance.

Kejelasan ini termasuk hal-hal yang harus dilakukan dan juga hal-hal yang dilarang untuk dilakukan, serta kejelasan tentang batas waktu penugasan.

1 dari 4 halaman

Terima Surat dari Bosowa

Selain itu, BRI juga menerima Surat PT Bosowa Corporindo perihal Kuasa Khusus kepada Tim Technical Assistance dimana Tim Technical Assistance BRI mendapatkan kuasa khusus untuk menggunakan hak suara Bosowa dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT. Bank Bukopin, Tbk yang akan dilaksanakan tanggal 18 Juni 2020.


" Jelas bahwa kedua surat di atas hanya berkaitan dengan penunjukan BRI sebagai Tim Technical Assitance dan tidak satu pun menyebutkan bahwa BRI diminta untuk menjadi Pemegang Saham Pengendali dari Bank Bukopin," kata dia.

" Bank BRI juga akan terus berkoordinasi dengan OJK agar pelaksanaan Technical Assitance tersebut dilakukan dengan tata kelola yang benar dan berjalan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku," kata dia.

2 dari 4 halaman

Viral Hoaks Nasabah Bank Bukopin Wajib Lapor Jika Tarik Tunai di Atas Rp10 Juta

Dream - Masyarakat, khususnya nasabah Bank Bukopin, dibuat cemas dengan sebuah informasi yang viral beredar di jaringan Whatsapp. Dalan pesan itu disebutkan bahwa nasabah Bank Bukopin yang ingin melakukan transaksi di atas Rp10 juta wajib melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

Viral Hoaks Nasabah Bank Bukopin Wajib Lapor Jika Tarik Tunai di Atas Rp10 Juta© Dream

Informasi yang beredar di aplikasi Whatsapp sejak 4 Juni 2020 itu berupa foto sebuah baliho yang ditujukan kepada nasabah.

Dalam foto baliho itu terdapat pemberitahuan kepada para nasabah Bank Bukopin yang akan melakukan transaksi tunai di atas Rp 10 juta agar melakukan konfirmasi pada H-2 sebelum penarikan.

" Sejak tanggal 2 Juni 2020 Transaksi Penarikan Tunai diatas Rp 10.000.000 harap melakukan konfirmasi H-2," demikian isi dari pengumuman tersebut.

3 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta


Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang nasabah Bank Bukopin yang diminta konfirmasi jika melakukan transaksi tunai di atas Rp 10 juta.

Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari Google Search dengan memasukkan kata kunci " bank bukopin penarikan tunai di atas 10 juta" . Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut.

Satu di antaranya artikel berjudul " Viral Tarik Tunai di Atas Rp 10 Juta Harus Konfirmasi, Ini Bantahan Bank Bukopin" yang dimuat situs Liputan6.com pada 4 Juni 2020.

Lambang Bank Bukopin© Shutterstock.com

4 dari 4 halaman

Bantahan Manajemen Bank Bukopin

Liputan6.com, Jakarta - Bank Bukopin memberikan klarifikasi soal pengumuman kebijakan penarikan transaksi tunai di atas nomimal Rp 10 juta yang beredar di media sosial.

Dalam pengumuman tersebut tertulis, sejak tanggal 2 Juni 2020, transaksi penarikan tunai diatas Rp10 juta diharapkan melakukan konfirmasi terlebih dahulu H-2 sebelum penarikan.

Direktur Retail Bank Bukopin Heri Purwanto menyatakan, jika apa yang disebutkan dalam pengumuman tersebut tidak benar sama sekali.

" Tidak (benar). Betul (itu hoaks)," ujar Heri singkat saat dikonfirmasi oleh Liputan6.com, Kamis 4 Juni 2020.

Adapun ketika Liputan6.com mencoba menelusuri situs web resmi Bank Bukopin, tidak terdapat pengumuman terbaru mengenai kebijakan terkait penarikan tunai yang dimaksud, begitu pula di akun sosial media Bank Bukopin seperti Instagram @bukopinsiaga.

Kesimpulan

Kabar terkait nasabah Bank Bupokin yang diminta konfirmasi ketika ingin melakukan transaksi tunai diatas Rp10 juta ternyata berita palsu. Berita palsu ini telah dikonfirmasi oleh Direktur Retail Bank Bukopin Heri Purwanto.

Beri Komentar