Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Komisaris Utama PT Bank Syariah Mandiri, Mulya E. Siregar. (Foto: Dream.co.id/Gladys Velonia)
Dream – Komisaris Utama Bank Syariah Mandiri (BSM), Mulya E Siregar, menyatakan rencana mengeluarkan sukuk korporat menjadi salah satu pertimbangan BSM tahun depan. Tetapi, dia tidak mau buru-buru menetapkan apakah rencana tersebut dijalankan atau tidak.
“ Tahun 2018, pengeluaran sukuk korporat akan menjadi pertimbangan kami. Bisa saja kami mengeluarkan sukuk,” kata Komisaris Utama BSM, Mulya E. Siregar, di Garut, Jawa Barat, Jumat 8 Desember 2017.
Menurut Mulya, BSM masih harus mempertimbangkan dengan matang segala kemungkinan sebelum menerbitkan sukuk korporat. Salah satunya kondisi pasar yang akan membeli produk keuangan syariah tersebut.
Mulya mengatakan saat ini produk sukuk yang masih diminati adalah sukuk negara. Sebaliknya, sukuk korporat masih sepi peminat.
" Pertimbangan kami harus matang untuk mengeluarkan sukuk. Bagaimana nih, apakah trust masyarakat sudah sedemikian rupa ke BSM karena sukuk bisa siapa saja yang membeli, tak hanya nasabah,” kata dia.
Mulya melanjutkan langkah pertama yang akan dilakukan BSM tahun mendatang ialah berbenah usai mencatatkan pertumbuhan begitu pesat pada 2010-2013. Penyebabnya, kualitas pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) tercatat saat ini kalah dibandingkan dengan bank konvensional.
" Pada 2010-2013, itu bank syariah banyak membuka cabang tapi tidak mementingkan SDM yang kredibel sehingga ada orang-orang yang belum siap memimpin malah dijadikan pemimpin kantor cabang. Makanya BSM mulai kirim pegawainya buat training ke dalam dan luar negeri, untuk membekali mereka agar melahirkan kualitas dan produk yang baik," kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya