3 Cara Memotivasi Diri Bereskan Pekerjaan Saat Tak Merasa `Klik`

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 18 Juni 2019 07:12
3 Cara Memotivasi Diri Bereskan Pekerjaan Saat Tak Merasa `Klik`
Mustahil pekerjaan selesai kalau tidak merasa terhubung dengan pekerjaan?

Dream – Motivasi merupakan sesuatu yang menjebak. Tak peduli kamu seorang pengusaha, pelajar, orang tua, atau karyawan di perusahaan besar, motivasi acapkali datang di pertemuan atau malah “ datar”, tanpa direncanakan.

Dikutip dari Success, Selasa 18 Juni 2019, motivasi bisa mengalir dari dalam diri atau datang dari luar, seperti masukan dari bos. Motivasi membuat kita merasa terhubung dengan pekerjaan.

Bicara tentang motivasi intrinsik, jenis ini sulit didefinisikan. Secara alami, manusia tertarik pada penguasaan. Untuk mencapai tujuan, keinginan untuk mempelajari hal-hal baru tidak pernah berhenti tumbuh.

Tanpa motivasi ini, kamu tak bisa mengerjakan sesuatu dengan tuntas, termasuk bekerja.

Di sini kita perlu menggali sedikit lebih dalam. Mungkin proses belajar adalah sumber energi alami untuk kamu. Atau, kamu ingin peningkatan kontrol atas hidup, termasuk kontrol terhadap pekerjaan.

Berikut ini adalah tiga cara untuk “ memanggil” motivasi agar bisa menuntaskan pekerjaan.

1 dari 1 halaman

Ini 3 Caranya

1. Lampirkan Alasan

Mendapatkan motivasi tentang sebuah tugas bukan berarti kamu harus semangat 45 tentang hal itu. Terkadang kamu harus bertanya kepada diri sendiri. Mengapa tugas ini penting? Apa yang akan terjadi dalam hidup? Jawabannya bisa sederhana: saya takkan dipecat.

Motivasi yang satu ini masih samar-samar.

Motivasi menjawab kotak masuk pesan kantor yang penuh keluhan klien akan sangat berbeda dengan tujuan bangun jam 5 pagi agar bsia menghabiskan waktu dengan anak sebelum hari pertama sekolah.

2. Nilai Diri Apakah Merasa Tertekan

Pernahkah kamu memiliki tenggat waktu yang membayangimu pada proyek besar? Kamu pernah terbayang-bayang akan menghabiskan banyak waktu untuk tugas itu? Atau, takut gagal pada tugas yang akan gagal?

Sifat ini perlu kamu atasi. Kalau kesulitan memulai suatu proyek yang mendekati deadline, itu artinya kamu punya hubungan tak sehat dengan stres.

Sebuah studi tentang stres dari University of London, Inggris, menemukan stres bisa melepaskan dopamin—hormon perasaan bahagia, yang bisa memicu untuk melakukan sesuatu yang berulang. Kalau stresnya tidak terkendali, risikonya malah negatif, yaitu berpotensi terkena kanker dan penyakit jantung.

3. Gunakan Aturan 15 Menit

Saat bekerja, tak ada salahnya mengambil waktu untuk beristirahat. Gretchen Rubin dalam bukunya, “ Happier at Home: Kiss More, Jump More, Abandon A Project” menyarankan kamu untuk bekerja selama 15 menit tanpa gangguan. Lalu, berhentilah selama 15 menit.

Jangan biarkan kamu bekerja lebih lama. Lakukan ini setiap hari selama seminggu dan tandai kemajuanmu. 

Beri Komentar
Anak Millenial Wajib Tahu, Ini Tips Umroh Tenang Tanpa Utang