Ilustrasi
Dream - Cerita kelam senantiasa mewarnai nasib pekerja Indonesia di tanah Saudi. Namun siapa sangka, ada juga warga yang mengaku betah tinggal di kerasnya kehidupan gurun.
Ahmed Roezqin adalah warga Indonesia yang sudah lama mencari nafkah di Saudi. Berniat hanya bekerja selama dua tahun, Roezqn justru kini justru betah tinggal di negara Petrodolar itu.
Salah satu alasan perubahan sikap Roezqin adalah lokasi kerja yang dekat Masjid Nabawi. Inilah kesempatan langka yang bisa membuatnya bisa menjalankan salat setiap hari.
" Saya merasakan kenyamanan, ketenangan dan kedamaian di kota ini. Sekaligus menjadi tempat nostalgia manakal harus keluar madinah," kata Roezqin seperti dikutip Arabnews, Senin, 8 Desember 2014.
" Saya berharap bisa tinggal dan bekerja di sini. Tempat ini menawarkan kenyaman dan berkah," tambahnya.
Menurut Roezqin, Madinah penuh dengan sejarah serta situs akreologi dan masjid-majid bersejarah. Terkenal dengan tanaman kurma, tinggal di Madinah berbeda dengan kota-kota lain di Saudi.
" Pengunjung datang ke Madinah setiap tahun. Hidup sangat berbeda di Madinah. Jalan begitu lebar dan banyak mal mewah serta hotel berstandar internasional, serta kawasan mahal. Ini adalah salah satu kota modern," katanya.
Roezqin tak lupa memuji keputusan pemerintah Saudi yang tengah melakukan berbagai proyek konstruksi besar. Sejumlah proyek termasuk Bandara baru akan dibangun untuk menjadikan Madinah sebagai Kota Pengetahuan dan Ekonomi. (Ism)
Advertisement

Cerita Panji: Kisah Cinta dari Jawa yang Menjelma Jadi Dongeng di Seluruh Asia Tenggara

Berat Badan Rata-Rata Bayi per Bulan: Panduan Grafik dan Perkembangannya yang Harus Diketahui

Cara Mengurangi Kebiasaan Jajan pada Anak dan Mulai Mengajari Cara Mengatur Keuangan


Siapa Manusia Paling Terasing dan Sedikit Berinteraksi dengan Dunia Luar?


Cara Mengurangi Kebiasaan Jajan pada Anak dan Mulai Mengajari Cara Mengatur Keuangan