Dream - Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve, akan menetapkan suku bunganya malam ini waktu Indonesia Barat. Jelang pengumuman, nilai mata uang rupiah menunjukkan tren pelemahan terhadap dollar AS.
Berdasarkan data perdagangan Reuters, Rabu, 16 Desember 2015, rupiah dibuka pada level Rp 14.045 atau menguat sedikit dari penutupan kemarin Rp 14.057.
Namun, sepanjang hari ini, rupiah kembali merosot. Hingga penutupan perdagangan, rupaih bertengger di Rp 14.070 per dollar AS.
Nilai tukar rupiah sempat menyentuh titik tertingginya di Rp 14.075 dan terendah di Rp 14.027.
Pergerakan rupiah ini dinilai pengamat masih berada di bawah ancaman. Pengamat dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada menyebutkan rupiah masih terancam pelemahan. Pasalnya, beberapa mata uang, seperti Euro, Poundsterling, Yen, dan Dollar Kanada.
" Dengan melemahnya sejumlah mata uang tersebut membuat Rupiah pun turut rentan terkena pelemahan," dalam riset hariannya. (Ism)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya