MUFG Jepang (blog.reuters.com)
Dream - Diam-diam perbankan Jepang mulai melirik keuangan syariah. Dilaporkan tiga bank besar Negeri Sakura tengah kasak-kusuk mencari cara membuka bisnis syariah di luar negeri.
Otoritas bank sentral Jepang, Financial Services Agency, belum lama ini memang tengah mengkaji kebijakan pembukaan bisnis syariah di luar negeri mulai April mendatang.
Mengutip laporan asia.nikkei.com, Kamis, 5 Maret 2015, Mitsubishi UFJ Financial Group berencana menawarkan produk deposito dan jasa pembiayaan dengan skema syariah. Bisnis ini akan dimulai di kantor cabang Dubai, Uni Emirat Arab untuk tahun fiskal 2015.
Mitsubishi UFJ saat ini tengah menunggu pengesahan dari otoritas jasa keuangan setempat.
Sumitomo Mitsui Banking Corp juga dilaporkan akan melayani jasa serupa di kantor cabangnya di Dubai dan Singapura.
Satu bank besar asal Jepang lainnya, Mizuho Financial Group juga berminat menjadikan kantor cabangnya di London, Inggris sebagai pusat keuangan Islami untuk kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Jepang saat ini memang tengah mereformasi kebijakan untuk mempermudah bisnis keuangan syariah bank negaranya di luar negeri. Untuk saat ini, jasa keuangan Islami hanya boleh dilakukan unit bisnis lokal bank syariah Jepang.
Tiga bank syariah terbesar di Jepang saat ini telah menawarkan jasa keuangan syariah melalui anak usaha yang beroperasi di Malaysia dan Eropa.
Dalam waktu dekat, ketiga bank ini bakal membangun bisnis syariahnya lebih cepat.
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan