Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Situs Indonesia.Travel
Dream - Pemerintah Indonesia pelan-pela mulai memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk mempromosikan potensinya ke mancanegara. Salah satunya dilakukan Kementerian pariwisata yang menggandeng Google untuk menjalankan strategi digital marketing dalam mempromosikan pariwisata Indonesia.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya menuturkan, Indonesia selama ini telah mengandeng raksasa mesin pencari itu untuk mempromosikan situs Indonesia.Travel. Dengan cara ini, Kemenpar berharap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia akan semakin meningkat.
Langkah pemerintah ini untuk sementara boleh dikatakan mendulang sukses. Setidaknya, pengunjung laman Indonesia.Travel meroket sampai 600 persen.
"Lifestyle telah berubah, 27 persen Wisman akan searching dan melakukan payment melalui digital. Jadi media Indonesia.Travel enam kali lipat setelah kerjasama pada Agustus lalu," ungkap Arief di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Melihat kesuksesan ini, Kemenpar bertekad menjadikan Google sebagai mitra utama dalam melaksanakan digital marketing. Apalagi pada 2016 mendatang, Arief menargetkan menyasar seluruh negara. Untuk tahun ini, Kemenpar memang baru menggeber promosi di lima negara saja.
"Borobudur ngehits sekali waktu ditaruh di-landing page-nya Google. Hits kita rata-rata pas April sampai Juli sekitar 1300 pengunjung perbulan. Kemudian jumlah klik meningkat sampai delapan ribu setelah bulan Agustus," imbuhnya.
Selanjutnya Arief mengungkapkan data pada bulan November terdapat 1,2 juta orang yang membuka situs Indonesia.travel. Hal ini merupakan kabar yang mengembirakan, karena sebelumnya hanya berkisar di angka 12.000 pengunjung.
"Keunggulan lainnya Google ini bisa spesifik menyasar orang-orang pengguna dunia digital. Langsung kepada orang-orang yang menyukai wisata bahari, penyuka cultural," kata Arief.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari