Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Danau Toba, Sumatera Utara
Dream - Kementerian Pariwisata telah menyepakati sepuluh destinasi prioritas. Menyusul kebijakan tersebut, dibentuklah dewan otorita yang berwenang untuk mengembangkan sepuluh kawasan wisata itu.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya berharap penetapan badan otorita bisa membantu pemerintah mencapai target pariwisata yang telah dicanangkan. Badan ini juga bisa mengatasi kebijakan yang seringkali tumpang tindih diantara otoritas terkait di bidang pariwisata.
"Danau Toba itu dikelilingi tujuh kabupaten, sedangkan Borobudur lebih dari empat institusi sehingga dibentuk Joglo Semar yaitu Jogja Solo Semarang," ungkap Arief saat ditemui di gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta.
Dalam waktu dekat, Danau Toba akan segera digarap sebagai pariwisata percontohan. Kemudian akan disusul sembilan daerah lain yang akan dibangun secara paralel.
"Selain Danau Toba dan Borobudur ada Tanjung Layang di Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Pulau Seribu Jakarta, Bromo, Mandalika Lombok, Pulau Komodo di Labuhan Bajo, Wakotobi Sultra dan terakhir Morotai Maluku Utara," kata Arief menambahkan.
Arief berharap pembenahan amenitas atau fasilitas seperti hotel dapat dilakukan dengan menggandeng pihak swasta. Cara ini diyakini bisa membantu kerja dewan otorita dalam membangun dan mengembangkan destinasi baru. Pengembangan destinasi sendiri lebih difokuskan pada atraksi alam dan buatan.
"Badan ini akan memberi laporan ke presiden dan dewan pengarah yang diketuai Menko Kemaritiman. Selanjutnya ada badan pelaksana," imbuh Arief.
Lebih jauh Arief mengungkapkan alasan penunjukan sepuluh destinasi itu. Lima daerah dipilih karena merupakan kawasan revitaliasi yang sebelumnya pernah dibangun.
"Seperti Danau Toba pernah mencapai 300 ribu pengunjung sekarang tinggal 240. Lalu ada Borobudur dan Komodo yang dua lagi saya lupa," kata Arief.
Selanjutnya terdapat tiga kawasan ekonomi khusus seperti Tanjung Lesung, Morotai dan Mandalika. Ditambah dengan dua kawasan wisata pendatang baru.
"Tanjung Layang di Belitung kayak Laskar Pelangi itu kan bagus banget, lalu kita harapkan triwulan pertama nanti sudah ditangani semua," pungkas Arief.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari