Chief Technology Officer Google's Self Driving Car, Chris Urmson. (Sumber: Medium.com)
Dream – Salah satu divisi Google, Google’s Self Driving Car kehilangan Chief Technology Officer, Chris Urmson. Tak diketahui alasan mengapa alasan dia mengundurkan diri dari divisi ini.
Dilansir dari CNN Money, Senin 8 Agustus 2016, Urmson tak memberikan keterangan apa pun terkait dengan pengunduran dirinya. Dia hanya mengumumkannya lewat status yang dibagikan via media sosial.
Dalam posting-annya itu, pria ini mengatakan dirinya telah memimpin divisi untuk mengembangkan teknologi ini. Kini, dia bersiap untuk menghadapi tantangan yang baru.
“ Setelah memimpin mobil kami lewat pengalaman mengemudi manusia selama 150 tahun dan membantu proyek kami membuat suatu lompatan dari penelitian murni untuk mengembangkan produk yang diharapkan akan digunakan orang suatu saat nanti, saya siap untuk sebuah tantangan baru,” kata dia.
Sekadar informasi, Urmson menggantikan Sebastian Thrun untuk memimpin proyek ini pada tahun 2013. Proyek Google’s Self Driving Car ini merupakan bagian dari divisi independen di bawah induk Alphabet. Dia sendiri adalah insinyur lama yang baru meninggalkan divisi ini. Empat bekas insinyur Google’s Self Driving Cars, seperti Anthony Levandowski, mendirikan sebuah perusahaan self driving, Otto.
Dikatakan bahwa kepergian Urmson ini membuat Google tidak senang, Hal ini diungkapkan oleh juru bicara Google, Johnny Luu.
“ Chris adalah bagian terpenting dalam proyek ini dan membantu tim bergerak dari sebuah riset menjadi sebuah teknologi yang akan menjadi kenyataan,” kata Luu dalam pernyataannya. (Sah)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan